web analytics
  

Minggu Ini, Gereja di Jabar Diminta Tetap Laksanakan Ibadah Online

Sabtu, 6 Juni 2020 18:04 WIB Nur Khansa Ranawati

Petugas menyemprotkan cairan desinfektan pada Gereja Katedral Santo Petrus Bandung, Jumat (23/3/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Pembatasan Sosial Berskala Besar (psbb) di wilayah Jawa Barat saat ini diselenggarakan secara proporsional, dengan aturan teknis menyesuaikan situasi di masing-masing kota/kabupaten. 

Salah satu sektor yang diberi kelonggaran untuk kembali beroperasi di tengah psbb proporsional ini adalah rumah ibadah.

Meski demikian, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Jabar tetap mengimbau agar gereja di Jabar mempertimbangkan dengan matang bila hendak kembali membuka gereja. Pasalnya, resiko penyebaran Covid-19 dinilai masih tinggi.

"Karena itu, jika tidak sangat mendesak untuk saat ini gereja-gereja tetap disarankan melakukan ibadah-ibadahnya secara daring," ungkap Sekretaris Umum PGIW Jabar, Pdt Paulus Wiyono saat dihubungi Ayobandung.com, Sabtu (6/6/2020).

Dia mengatakan, saat ini pelayanan yang dapat dilakukan di gereja hanyalah hal yang tidak dapat digantikan secara daring seperti pernikahan. Hal tersebut pun tetap harus disertai pemberlakuan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat.

"Pelayanan yang tidak bisa dihindari dapat dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan secara benar dan tepat," ungkapnya.

Dia mengatakan, pelaksanaan ibadah secara daring setidaknya masih akan dilaksanakan sepanjang Juni. Pengurus gereja diminta untuk dapat memaksimalkan ibadah secara daring atau melalui rekaman audio/video yang dibagikan pada jemaah.

"Sejauh yang saya pantau gereja di Jabar setidaknya di bulan Juni ini masih akan tetap ibadah secara daring," ungkapnya.

"Kegiatan persekutuan umum hari Minggu, kegiatan pelayanan kategorial, kegiatan organisasi dan lain-lain agar tetap dilaksanakan secara daring hingga kondisi yang benar-benar aman," lanjutnya.

Adapun imbauan tersebut juga dimuat dalam Surat Imbauan MPH PGIW Jabar Nomor : 075/E/PGIW-Jabar/V/20 tertanggal 28 Mei 2020. Sementara PGI pusat menyatakan bahwa ibadah jemaat bisa dilangsungkan secara terbatas hanya di daerah-daerah yang telah ditetapkan sebagai zona aman Covid-19 oleh pemerintah. 

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel lainnya

dewanpers