web analytics
  

Hati-hati, Makan Banyak Garam Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh!

Sabtu, 6 Juni 2020 11:00 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Hati-hati, Makan Banyak Garam Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh!, garam, kesehatan, kekebalan tubuh, tips kesehatan,

[Ilustrasi] Makan terlalu banyak garam bisa menurunkan kekebalan tubuh. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Jika Anda doyan makan garam, sebaiknya mulai menguranginya karena dapat menurunkan kekebalan tubuh.

Makan garam berlebihan diketahui bisa melemahkan sisitem kekebalan tubuh terhadap bakteri di ginjal. Penelitian terhadap tikus menemukan garam bisa mengganggu fungsi antibakteri dari jenis sel kekebalan tubuh.

Menurut American Heart Association (AHA), sebanyak 9 dari 10 orang di Amerika Serikat mengonsumsi terlalu banyak garam (natrium klorida). The Dietary Guidelines for Americans, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan merekomendasikan semua orang jangan mengonsumsi lebih dari 2,3 gram natrium per harinya.

Alasannya, sebanyak 2,3 gram natrium per hari sama dengan 5,8 gram garam. Hal itu karena kelebihan garam makanan bisa meningkatkan tekanan darah, risiko penyakit jantung, hingga stroke.

Dilansir dari Medical News Today, sebuah studi baru dalam Science Translational Medicine menunjukkan pola makan tinggi garam bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh dalam menghancurkan bakteri di beberapa organ manusia.

Para peneliti di Rumah Sakit Universitas Bonn di Jerman menemukan bahwa diet tinggi garam pada tikus telah memperburuk infeksi bakteri pada ginjalnya, yakni escherichia coli.

Dalam menguji buruknya diet tinggi garam adalah murni efek lokal di ginjal. Para peneliti menginfeksi tikus dengan Listeria dan menemukan adanya infeksi sitemik di seluruh tubuh juga lebih buruk pada diet tinggi garam.

Temuan ini tergolong tidak terduga. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa konsumsi garam berlebih bisa mempercepat penyembuhan infeksi parasit kulit pada hewan.

Kulit bertindak sebagai cadangan garam berlebihan dan sel-sel kekebalan pada kulit yang disebut makrofag menjadi lebih asin dalam kondisi ini.

Sebaliknya, neutrofil merupakan kunci bagi tubuh melawan infeksi bakteri ginjal mengalami respons imun yang berbeda. Jenis sel respons imun ini menjadi kurang efektif dalam diet tinggi garam.

Sementara itu, ginjal berfungsi menjaga konsentrasi garam pada tingkat optimal untuk metabolisme dengan mengeluarkan kelebihan natrium di seluruh tubuh.

Studi baru menunjukkan bahwa proses ginjal mengatur kadar natrium darah yang tinggi ini bisa menghambat sistem kekebalan tubuh dan mengganggu kemampuannya melawan infeksi bakteri.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers