web analytics
  

Jangan Asal Pilih! Ini Sunscreen yang Tepat untuk Kulit Berjerawat

Sabtu, 6 Juni 2020 12:00 WIB

[Ilustrasi] Sunscreen. (Pixabay)

sunscreen yang ada di pasaran belum tentu cocok untuk kulit berjerawat.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Jerawat umumnya muncul saat remaja. Salah satu yang kerap disalahkan sebagai penyebab jerawat adalah hormon, kebersihan diri, debu, dan sinar matahari.

Faktanya, sinar matahari tetap dibutuhkan tubuh dan tidak akan memperburuk kondisi jerawat selama pewatannya dilakukan dengan tepat.

Sinar matahari atau sinar ultraviolet memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya untuk memenuhi kebutuhan vitamin D. Sinar matahari memancarkan sinar UVA dan UVB.

Meski UVA dan UVB sama-sama memberikan dampak buruk bagi kulit, sinar UVA menimbulkan dampak kerusakan yang lebih parah karena bisa menembus bagian terdalam kulit.

Radiasi sinar UVA dapat menembus awan dan kaca, baik pada siang, malam, bahkan ketika cuaca sedang mendung. Dampak sinar UVA dapat mempercepat penuaan kulit serta menyebabkan keriput dan flek hitam.

Sementara sinar UVB (Ultraviolet-Burning) merupakan sinar matahari yang memiliki panjang gelombang lebih kecil dari sinar UVA.

Sinar UVB tidak menembus kaca dan awan, tapi radiasinya jauh lebih kuat daripada UVB. Terkena sinar UVB sebentar saja dapat menyebabkan kulit terbakar.

Salah satu cara efektif untuk menangkal dampak buruk bagi kulit dari kedua sinar UV tersebut adalah dengan menggunakan sunscreen atau tabir surya.

Namun yang perlu diperhatikan adalah sunscreen harus digunakan sekitar 15-30 menit sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Hal ini untuk memaksimalkan cara kerja dari sunscreen tersebut.

Untuk kulit berjerawat, pemilihan sunscreen harus tepat. Jika tidak, alih-alih terlindungi dari sinar matahari, malah memperparah jerawat pada wajah.

sunscreen yang Tepat untuk Kulit Berjerawat

Untuk kasus kulit berjerawat, tidak bisa sembarang menggunakan sunscreen yang ada di pasaran.

sunscreen yang tidak tepat dapat menyebabkan penyumbatan pada pori-pori sehingga dapat menyebabkan munculnya jerawat baru.

Selain itu, penggunaan sunscreen yang tidak tepat juga dapat menyebabkan iritasi pada jerawat sehingga jerawat aktif menjadi semakin meradang.

"Masih banyak yang belum mengetahui bahwa kulit berjerawat juga perlu menggunakan sunscreen sehingga kulit tetap terlindungi dari sinar matahari. Namun yang harus diperhatikan adalah sunscreen yang digunakan memang diformulasikan khusus untuk kulit berjerawat," ungkap Alisa Agustine, Brand and Product Marketing Manager Erha AcneAct.

Selain itu, dia juga mengatakan produk yang digunakan harus sudah teruji klinis non-acnegenic dan non-comedogenic. "Sehingga kulit tetap terlindungi dari dampak buruk sinar matahari dan juga terbebas dari jerawat," tuturnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers