web analytics
  

Salat Berjamaah Perdana Masjid Raya Bandung, Dilarang Bawa Anak di Bawah 15 Tahun

Sabtu, 6 Juni 2020 10:34 WIB Nur Khansa Ranawati

Masjid Raya Bandung (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Setelah menutup operasional akibat pandemi Covid-19 sejak 17 Maret 2020, Masjid Raya Alun-alun Bandung mulai hari ini, Sabtu (6/6/2020) mulai dibuka untuk jamaah. Hari ini, masjid yang terletak di pusat Kota Bandung tersebut akan menyelenggarakan salat zuhur berjamaah.
\n
\nHari Sabtu 6 Juni 2020 Masjid Raya Bandung memulai pelaksanaan salat zuhur berjamaah bagi masyarakat luas. Tidak diumumkan secara terbuka, jamaah datang secara alami setelah mendengar panggilan adzan dan iqamah, ungkap Ketua DKM Masjid Raya Bandung Muhtar Gandaatmaja dalam Bewara Pengurus Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat Nomor 082/DKM-MRB/VI/2020.
\n
\nDalam keterangan tersebut juga dituliskan bahwa Salat Jumat baru akan diselenggarakan pada 12 Juni mendatang, bertepatan dengan berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional Kota Bandung. Untuk kedua kegiatan tersebut, sejumlah protokol kesehatan tetap akan dilaksanakan dengan ketat.
\n
\nSesuai dengan Peraturan Wali Kota Nomor 32 Tahun 2020, untuk sementara jamaah akan kami batasi 30% dari kapasitas masjid yang tersedia, ungkap Muhtar.
\n
\nSelain itu, para jamaah yang akan memasuki masjid juga diwajibkan untuk mengenakan masker, mencuci tangan, hingga melakukan pengecekan suhu tubuh. Jamaah yang memiliki suhu tubuh di atas 37 derajat celcius dilarang masuk.
\n
\nJarak antar jamaah juga direnggangkan di dalam shaf salat minimal satu meter. Jamaah membawa perlengkapan salat masing-masing, ungkapnya.
\n
\nPara jamaah juga diminta untuk tidak saling bersalaman sesudah dan sebelum salat. Serta dapat segera meninggalkan masjid bila Salat Berjamaah selesai.
\n
\nAnak usia di bawah 15 tahun dan jamaah sakit tidak diperkenankan masuk ke dalam masjid, jelasnya.
\n
\nUntuk Salat Jumat mendatang, pihak DKM pun telah mengatur agar khutbah Jumat dapat berlangsung tidak lebih dari 10 menit. Selain itu, seluruh Majelis Ta'lim yang ada di lingkungan Masjid Raya Bandung juga belum diperbolehkan mengadakan aktivitas apapun sebelum pengurus melakukan evaluasi lebih lanjut.
\n
\nPara pimpinan Majelis Taklim akan dihubungi apabila keadaan sudah benar-benar kondusif, ungkapnya. 
\n
\n
\n 

Editor: Andres Fatubun

artikel lainnya

dewanpers