web analytics
  

Ribuan Bus Dikandangkan, Primajasa Rugi Rp40 Miliar

Jumat, 5 Juni 2020 16:59 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Ribuan Bus Dikandangkan, Primajasa Rugi Rp40 Miliar, primajasa, dampak corona, covid-19, otobus,

[Ilustrasi] Warga melintas di Terminal Cicaheum, Jendral Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu (29/4/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SINGAPARNA, AYOBANDUNG.COM – Perusahaan Otobus (PO) Primajasa terpaksa mengandangkan ribuan bus akibat pandemi Covid-19, akibatnya mereka rugi Rp40 miliar.

Presiden Direktur PO Primajasa Amir Mahpud mengatakan, pihaknya terpaksa memarkirkan ribuan bus dengan berbagai tujuan dan rute karena khawatir menjadi media penyebaran Covid-19.

AYO BACA: Berkeliaran Saat PSBB di Bandung Akan Dipukul Rotan?

AYO BACA: Jokowi Membungkuk saat Salaman dengan WNA Cina?

AYO BACA: Tempelkan Liur di Bus, Tentara AS Tularkan Corona?

"Sekalipun ada kelonggaran dari pemerintah, kita tetap putuskan untuk tidak mengoperasikan angkutan karena kami melihat kurva penyebaran virus ini masih tinggi," kata Amir, ditemui di salah satu tempat istirahatnya, di Kecamatan Singaparna, Jumat (5/6/2020).

Meski rugi besar, kata Amir, perusahaannya tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Gaji dan THR Idulfitri pun tetap dibayarkan demi menyelamatkan sumber daya manusia.

"Kami terdampak sudah hampir 3 bulan, tapi tidak ada satu orang karyawan pun yang mengalami PHK. Tidak ada satu orang karyawan pun yang dikurangi gajinya," ucap Amir.

AYO BACA: Ada Penampakan Kuntilanak di RS Covid-19 Galang?

AYO BACA: Berkendara Tak Pakai Masker Kena Denda Rp5 Juta?

AYO BACA: Mayat Korban Virus Corona Penuhi Jalanan Wuhan Cina?

Hingga saat ini, PO Primajasa memiliki karyawan 5.000 orang. Guna menutupi operasional perusahaan, pihaknya melepas aset baik tanah maupun aset perbankan lainnya.

Mengenai kapan pengoperasian ribuan busnya, Amir belum bisa memastikan. Pihaknya masih menunggu kasus Covid-19 menurun yang diperkirakan terjadi pada Desember 2020.

"Itupun kami tidak akan membuka sepenuhnya. Bisnis transportasi pun akan normal kembali itu prediksi saya sekitar tiga tahun mendatang, " ucap Amir.

AYO BACA: Tahan Napas 10 Detik Bisa Tes Gejala Corona Covid-19?

AYO BACA: Ini Bentuk Virus Corona Jika Diperbesar 2.600 Kali?

AYO BACA: 800 Singa Dikerahkan Agar Warga Social Distancing?

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

KPU Cianjur Tetapkan Herman-TB Mulyana Pemenang Pilkada Cianjur

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 17:57 WIB

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menetapkan pasangan calon Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin sebagai pem...

Umum - Regional, KPU Cianjur Tetapkan Herman-TB Mulyana Pemenang Pilkada Cianjur, Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin,Pilkada Cianjur,KPU Cianjur

Nina-Lucky Hakim Resmi Jadi Bupati dan Wabup Indramayu

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 17:28 WIB

Nina-Lucky Hakim Resmi Jadi Bupati dan Wabup Indramayu

Umum - Regional, Nina-Lucky Hakim Resmi Jadi Bupati dan Wabup Indramayu, pilkada indramayu,Pilbup Indramayu,Nina Agustina Da'i Bachtiar-Lucky Hakim,pemenang pilkada Indramayu

Longsor Terjang Dua Lokasi di Cineam Tasikmalaya

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 16:32 WIB

Jumlah longsoran di Desa Cisarua Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya mencapai dua lokasi, Kamis (21/1/2021).

Umum - Regional, Longsor Terjang Dua Lokasi di Cineam Tasikmalaya, longsor Cineam,Longsor Tasikmalaya,Bencana Alam,Berita Tasik,cimandar,Longsor

Longsor Tutup Akses Jalan Penghubung Tasikmalaya-Pangandaran

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 14:21 WIB

Longsor Tutup Akses Jalan Penghubung Tasikmalaya-Pangandaran

Umum - Regional, Longsor Tutup Akses Jalan Penghubung Tasikmalaya-Pangandaran, Longsor Tasikmalaya,longsor Cineam,Jalur Tasikmalaya-Pangandaran,Tasikmalaya

Ratusan Warga Binaan Lapas Cirebon Dites Swab Usai 3 Pegawai Positif

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 13:26 WIB

Sebanyak 670 warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon menjalani tes swab.

Umum - Regional, Ratusan Warga Binaan Lapas Cirebon Dites Swab Usai 3 Pegawai Positif, Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon,Swab test di lapas Cirebon,Cirebon,narapidana positif Covid-19

Terjerat Razia Masker, Pemuda di Tasikmalaya Kedapatan Bawa Obat Keras

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 13:09 WIB

Obat ini bisa menyebabkan kantuk dan mabuk jika dikonsumsi berlebihan.

Umum - Regional, Terjerat Razia Masker, Pemuda di Tasikmalaya Kedapatan Bawa Obat Keras, Razia obat keras,Razia masker Tasikmalaya,Tasikmalaya,Operasi Yustisi Tasikmalaya

Kasus Dugaan Rekayasa Buku Nikah, IL Sayangkan Keputusan Hakim

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 12:23 WIB

IL juga menyayangkan keputusan hakim Pengadilan Agama Sumber yang mengabaikan seluruh bukti dan saksi, bahwa pernikahan...

Umum - Regional, Kasus Dugaan Rekayasa Buku Nikah, IL Sayangkan Keputusan Hakim, Rekayasa buku nikah,KPAID Kabupaten Cirebon,Ketua KPAID Kab Cirebon,Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Cirebon,Cirebon

Update Covid-19 Jabar: 1.484 Pasien Sembuh, Terbanyak di Depok

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 11:15 WIB

Update Covid-19 Jabar: 1.484 Pasien Sembuh, Terbanyak di Depok

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar: 1.484 Pasien Sembuh, Terbanyak di Depok, Covid-19 Jabar,Positif Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Covid-19 Jawa Barat,Kasus Covid-19 Jawa Barat,Tambahan Kasus Covid-19 Jawa Barat

artikel terkait

dewanpers