web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Selama Pandemi, Pusdai Bandung Hanya Bisa untuk Salat

Jumat, 5 Juni 2020 14:16 WIB Nur Khansa Ranawati

Pihak DKM Pusdai menyebutkan, belum ada kegiatan lain di luar salat yang dapat dilakukan di Pusdai. (Ayobandung.com/Nur Khansa)

Pihak DKM menyebutkan, belum ada kegiatan lain di luar salat yang dapat dilakukan di Pusdai.

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Bandung kembali dibuka untuk umum, Jumat (5/6/2020). Hari ini, masjid tersebut menyelenggarakan Salat Jumat perdananya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Meski demikian, akses Pusdai Bandung masih dibatasi selama pandemi Covid-19 berlangsung. Pihak DKM menyebutkan, belum ada kegiatan lain di luar salat yang dapat dilakukan di masjid tersebut.

AYO BACA: Pasar Cisalak Depok Ditutup Usai 4 Pedagang Positif Covid-19

AYO BACA: Sebelum Meninggal, Pedagang Pasar di Bogor Tularkan Covid-19 ke Istri

AYO BACA: Pulang Pergi Jakarta, Pedagang Sayur Positif Covid-19 dari Indramayu Meninggal

"Untuk kajian belum. Kita punya kajian rutin tiap Selasa, dan majelis taklim yang biasanya setiap hari dilaksanakan. Tapi untuk sekarang belum ada," ungkap Sekretaris DKM Pusdai Fathurrahman.

Dia menyebutkan, meskipun saat ini sejumlah masjid lain mulai kembali menyelenggarakan kajian dengan protokol kesehatan, dia mengatakan, pihaknya tetap akan mengambil jalan aman. Selama pandemi Covid-19 belum dinyatakan hilang, aktivitas keagamaan di Pusdai akan tetap dibatasi.

"Kalau pemerintah sudah menyatakan bahwa pandemi Covid-19 hilang, baru bisa kita lakukan. Untuk beberapa waktu ini kita akan pantau dan kaji terus," ujarnya.

Untuk ibadah salat pun, kata dia, protokol kesehatan akan tetap dilaksanakan secara ketat, yakni dengan melakukan penyemprotan desinfektan secara berkala, mewajibkan pemakaian masker untuk jemaah, dan melakukan pengukuran suhu tubuh sebelum jemaah memasuki area masjid.

"Jamaah yang tidak memakai masker tidak boleh masuk," ungkapnya.

AYO BACA: Cara Buat Masker Anticorona Murah dan Ramah Lingkungan

AYO BACA: Bacaan Qunut Nazilah, Doa Menangkal Malapetaka

AYO BACA: Ini Bentuk Virus Corona Jika Diperbesar 2.600 Kali?

Selain itu, gerbang pun tidak seluruhnya dibuka. Dari 6 gerbang yang ada, hanya 2 gerbang yang difungsikan.

Kapasitas jemaah juga dibatasi, dengan hanya mengoperasikan maksimal 20%-30% dari kapasitas masjid. Bila biasanya Pusdai bisa menampung hingga 4.600 jamaah di dalam masjid, saat ini maksimal hanya sekitar 1.000 jamaah yang diperkenankan salat di dalam masjid.

"Yang di luar itu dipersilakan salat di selasar, tapi tetap menerapkan protokol keseahatan," tuturnya.

AYO BACA: Virus Corona Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Kemasan, Benarkah?

AYO BACA: Tangkal Covid-19 dengan Mengonsumsi Ubi Ungu

AYO BACA: 8 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Saat Keluar Rumah

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers