web analytics
  

Kota Sukabumi Akan Terapkan New Normal Besok

Jumat, 5 Juni 2020 13:50 WIB
Umum - Regional, Kota Sukabumi Akan Terapkan New Normal Besok, Sukabumi, berita sukabumi, new normal di sukabumi, corona

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni memantau persiapan new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) di pasar tradisional dan modern, Selasa (2/6) lalu. (REPUBLIKA)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Kota Sukabumi akan menerapkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) mulai besok Sabtu (6/6/2020). Rencananya pada Jumat (5/6) ini akan disampaikan sosialisasi secara massif panduan AKB kepada warga melalui berbagai media.

"Pada hari Sabtu 6 Juni 2020, Kota Sukabumi bisa mulai melakukan adaptasi kebiasan baru (AKB)," ujar Wali Kota Sukabumu Achmad Fahmi, Jumat. Sebelum dilakukan akan digencarkan sosialisasi mengenai panduan AKB pada Jumat (5/6/2020) sore melalui berbagai media.

Harapannya, panduan ini bisa diketahui masyarakat luas. Di mana semangat AKB warga bisa melanjutkan roda perekonomian dengan bentuk yang baru menerapkan standar protokol kesehatan yang baik.

Misalnya kata Fahmi, pengusaha restoran, rumah makan dan cafe dibatasi waktu buka sampai pukul 22.00 WIB dan kapasitas makan ditempat 50 persen dari kapasitas normal. Selain iu warga harus tetap menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sesering mungkin.

Di sisi lain pengusaha juga harus menyediakan handsanitizer dan tempat cuci tangan serta pegawainya memakai masker dan sarung tangan. Jika aturan diabaikan maka ada sanksi yang akan dikenakan.

Penerapan AKB berupa pengendalian kepada warga karena khawatir ada euforia karena masuk level dua zona biru. Nantinya akan dilakukan evaluasi secara rutin karena jangan sampai turun jadi level 3 atau warna kuning dan diharapkan menjadi zona hijau atau level 1.

Di sisi lain tren kasus Covid-19 di Kota Sukabumi terus mengalami penurunan. Pada Kamis (4/6) misalnya dilaporkan tidak ada penambahan kasus positif, PDP, maupun PDP Covid-19.

"Jumlah kasus positif tak bertambah masih sebanyak 62 orang," ujar juru bicara pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana.

Dari 62 orang positif Covid-19, sebanyak 18 orang dalam perawatan dan 44 orang sembuh serta tidak ada yang meninggal dunia. Lebih lanjut Wahyu menuturkam jumlah PDP masih sebanyak 42 orang. Rinciannya 2 orang dalam pengawasan dan 40 orang selesai pengawasan.

Sementara jumlah ODP juga masih sebanyak 281 orang. Rinciannya sebanyak 10 orang dalam pemantauan dan sebanyak 271 orang selesai pemantauan.

Pemerintah Kota Sukabumi sejak Selasa (2/6) telah melakukan pemantauan kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan khususnya penggunaan masker di sekitar Pasar Pelita. Langkah tersebut sebagai bagian dalam mempersiapkan penerapan new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) di masa pandemi Covid-19.

Pemantauan tersebut dilakukan bersama dengan Kapolres Sukabumi kota AKBP Sumarni dan Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo. Dalam momen itu wali kota, Kapolres dan Dandim mengingatkan warga khususnya pedagang pasar agar memakai masker dan membagikan masker secara gratis kepada warga yang tidak menggunakannya.

"Pemkot ingin melihat kedisiplinan warga karena khawatir menurun seperti penggunaan masker akibat terjadi euforia di tengah masyarakat," ujar Fahmi. Sebab ada sebagian warga yang menganggap Covid-19 sudah selesai seiring dengan kondisi saat ini.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Model Rambut Paling Digandrungi Pria di 2021, Salah Satunya Korean Sty...

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 11:08 WIB

Banyak tradisi dan kebiasaan menarik yang dilakukan masyarakat setiap kali menjelang Lebaran, salah satunya mencukur ram...

Umum - Regional, Model Rambut Paling Digandrungi Pria di 2021, Salah Satunya Korean Style, Model rambut pria 2021,model rambut populer 2021,korean sytle,Model rambut Korean Style

Jalur Gentong Tasikmalaya Didominasi Pemudik dari Jakarta

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 11:03 WIB

Arus kendaraan di Jalur Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, dari arah barat menuju timur mengalami peni...

Umum - Regional, Jalur Gentong Tasikmalaya Didominasi Pemudik dari Jakarta, Jalur Gentong,Jalur Gentong Tasikmalaya,pemudik Jalur Gentong,mudik jalur gentong

Ridwan Kamil: Warga di Zona Merah dan Oranye Salat Id di Rumah

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 10:37 WIB

Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Emil) meminta masyarakat di zona oranye atau merah untuk melaksanakan salat Id di rumah. Se...

Umum - Regional, Ridwan Kamil: Warga di Zona Merah dan Oranye Salat Id di Rumah, Zona merah salat id di rumah,zona merah jabar,Ridwan Kamil,Salat Id di rumah,Salat Idulfitri di Rumah

Diprotes Usai Setop Pembangunan Masjid Ahmadiyah, Ini Kata Bupati Garu...

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 04:45 WIB

Diprotes Usai Setop Pembangunan Masjid Ahmadiyah, Ini Kata Bupati Garut

Umum - Regional, Diprotes Usai Setop Pembangunan Masjid Ahmadiyah, Ini Kata Bupati Garut, Pembangunan Masjid Ahmadiyah,Masjid Ahmadiyah garut,Bupati Garut Rudy Gunawan,Garut

Harga Daging Sapi di Bogor Tembus Rp150.000 per Kg

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 03:54 WIB

Bahkan, harga untuk satu kilogram daging sapi di sejumlah pasar tradisional menyentuh angka Rp150.000 per kilogram. 

Umum - Regional, Harga Daging Sapi di Bogor Tembus Rp150.000 per Kg, Harga Daging sapi,Kenaikan Harga Daging Sapi,harga daging sapi Bogor,Bogor

Pemkab Cianjur Imbau Umat Muslim Salat Id di Ruang Terbuka

Regional Selasa, 11 Mei 2021 | 21:29 WIB

Masjid Agung Cianjur tidak menggelar Salat Idulfitri 1442 Hijriyah atau 2021. Pemerintah Kabupaten Cianjur mengimbau mas...

Umum - Regional, Pemkab Cianjur Imbau Umat Muslim Salat Id di Ruang Terbuka, Pemkab Cianjur,Salat Id di Cianjur,Salat Idulfitri di Cianjur,Salat Id di Ruang Terbuka

Cerita Penjual Kolang Kaling di Jalur Alternatif Garut – Tasik yang Ke...

Regional Selasa, 11 Mei 2021 | 20:51 WIB

Larangan mudik yang digulirkan pemerintah pusat dalam upaya mencegah terjadinya ledakan kasus Covid-19 ternyata membawa...

Umum - Regional, Cerita Penjual Kolang Kaling di Jalur Alternatif Garut – Tasik yang Kehilangan Untung, Penjual Kolang Kaling,Jalur Alternatif Garut – Tasikmalaya,jalur mudik

Pelaku Pembakar Remaja Puteri di Cianjur Ternyata Pernah Membunuh dan...

Regional Selasa, 11 Mei 2021 | 19:39 WIB

Dede (32) pelaku pembunuhan remaja puteri Indah Daniarti (22) dengan cara dibakar, ternyata pernah memiliki catatan hita...

Umum - Regional, Pelaku Pembakar Remaja Puteri di Cianjur Ternyata Pernah Membunuh dan Mencuri, Pembakar Remaja Puteri,Bakar Pacar,Pacar Dibakar,Polres Cianjur

artikel terkait

dewanpers