web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Masyarakat Diingatkan Jangan Euforia Saat PSBB Transisi

Jumat, 5 Juni 2020 11:16 WIB

Ilustrasi (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengingatkan agar masyarakat jangan bergembira secara berlebihan dalam memasuki masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) fase transisi.

"Perilaku yang euforia justru akan memicu kemunduran dari upaya pengendalian Covid-19 di Jakarta, yang sedikit banyak (sudah) mengalami penurunan," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangannya yang telah dikonfirmasi Republika, Jumat (5/6).

Ia meminta masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Jika tidak, kata dia, bisa saja terjadi gelombang kedua infeksi Covid-19 yang jumlah kasusnya jauh lebih banyak.

"Jika hal ini yang terjadi ongkos sosial ekonominya akan sangat besar," ucap Tulus.

Ia menambahkan, perpanjangan PSBB ini boleh jadi adalah pil pahit bagi sektor usaha. Tetapi, lanjut dia, akan lebih pahit lagi jika pengendalian wabah Covid-19 ini ambyar di tengah jalan.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengumumkan perpanjangan PSBB pada Kamis (4/6). Namun, PSBB kali ini memperbolehkan sejumlah sektor publik untuk beroperasi kembali. Oleh karenanya, PSBB kali ini dinamakan PSBB transisi.

Pelonggaran dalam PBB transisi ini dilakukan secara bertahap. Pada pekan pertama (5-7 Juni 2020), fasilitas publik yang diizinkan beroperasi dengan kapasitas 50% di antaranya adalah rumah ibadah, fasilitas olahraga, dan mobilitas kendaraan pribadi serta kendaraan umum.

Pekan kedua (8-14 Juni), giliran perkantoran, rumah makan dan perpustakaan yang diizinkan beroperasi. Tapi tetap, kapasitasnya hanya 50% saja.

Pekan ketiga, sejumlah sektor yang akan dibuka di antaranya pusat perbelanjaan, kebun binatang, dan taman rekreasi indoor. Kapasitasnya juga 50%.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers