web analytics
  

Anak-anak Ternyata Lebih Banyak Membaca Saat Lockdown

Jumat, 5 Juni 2020 09:01 WIB

Ilustrasi (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Anak-anak ternyata lebih banyak membaca selama masa lockdown. Hal ini terungkap oleh survei yang dilakukan The Reading Agency, 89% anak usia 7 hingga 11 tahun telah membaca dalam beberapa bentuk, dengan 37% di antaranya menghabiskan lebih banyak waktu membaca daripada di sekolah.

Dari anak-anak yang disurvei, 40% mengatakan bahwa membaca telah membantu mereka rileks. Sementara 35% mengatakan membaca membuat mereka bahagia.

Mayoritas anak-anak menemukan inspirasi tentang apa yang harus dibaca dari pengaruh digital, 45 mendapat ide dari Youtube, dan 28% dari media sosial. Survei yang melibatkan 14.461 anak usia tujuh hingga 11 tahun ini juga menemukan bahwa 68% anak laki-laki dan 70% anak perempuan melaporkan kecintaan membaca.

Sekitar tiga dari lima (61%) anak-anak telah memilih untuk membaca buku bacaan, sementara 40% membaca komik. The Reading Agency saat ini menjalankan inisiatif Summer Reading Challenge, yang bertujuan untuk mendorong orang muda untuk mengambil buku.

Dame Jacqueline Wilson, Paul O'Grady, David Baddiel, Ben Fogle, dan Konnie Huq merupakan deretan selebritas yang mendukung tantangan ini. Carol Stump, presiden Libraries Connected yang mendukung Summer Reading Challenge, mengatakan survei terbaru ini menunjukkan betapa pentingnya membaca bagi anak.

Selain menambah wawasan, membaca juga membantu anak-anak tetap positif dan terus tertawa di masa-masa sulit seperti sekarang.

"Saya tahu semua tim perpustakaan kami yang luar biasa akan bekerja dengan Badan Bacaan untuk menginspirasi anak-anak untuk membaca dan tertawa sepanjang musim panas," kata Stump dilansir Belfast Telegraph, Jumat (5/6/2020).

"Jika Anda tidak dapat mengunjungi kami atau tidak memiliki buku di rumah, kami memiliki koleksi buku elektronik dan buku audio yang penuh dengan bacaan fantastis untuk anak-anak dan keluarga," tambah dia.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers