web analytics
  

Ketua DPRD KBB Pantau Pelayanan Kesehatan di Puskesmas

Kamis, 4 Juni 2020 21:45 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Bandung, Ketua DPRD KBB Pantau Pelayanan Kesehatan di Puskesmas, DPRD KBB, Ketua DPRD KBB Rismanto, Puskesmas,

Ketua DPRD KBB Rismanto. (Ayobandung.com/Tri Junari)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Rismanto melakukan pantauan langsung ke sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Lembang untuk memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan normal.

Pantauan juga dilakukan untuk memberi semangat tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanganan COVID-19. Ia memastikan kebutuhan alat kesehatan terpenuhi karena mereka dinilai rawan terpapar seiring kontak langsung dengan pasien yang positif, ODP, OTG, dan PDP.

"Tadi berbincang dengan Kepala Puskesmas pelayanan berjalan seperti biasa, masyarakat masih terlayani dengan baik. Namun, tentu saja ada penekanan pada protokol kesehatan yang diterapkan di tiap Puskesmas," ujar politisi PKS ini saat mengunjungi Puskesmas Cikole, Lembang, Kamis (4/6/2020).

AYO BACA : Ketua DPRD KBB Desak Aa Umbara Hentikan Pembangunan di KBU

Rismanto menilai, ketersediaan alat pelindung diri bagi tenaga medis seperti baju hazmat, masker, sarung tangan dan face shield menjadi prioritas di Puskesmas.

Diketahuinya, tenaga medis setingkat Puskesmas Cikole harus melayani warga di empat desa dengan berbagai keluhan penyakit. Belum lagi kini mereka juga harus melakukan rapid test dan tracking orang yang pernah kontak, untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Oleh sebab itu APD menjadi alat penting yang dibutuhkan Puskesmas dan RS. Meski nantinya PSBB berakhir, APD baju hazmat tetap diperlukan untuk optimalisasi pelayanan kesehatan.

AYO BACA : DPRD KBB Usulkan Pemutihan Utang PBB Warga Miskin

"Semangat penanganan COVID-19 tidak bisa hanya oleh pemerintah, makanya saya apresiasi adanya inisiatif dari masyarakat yang membantu para tenaga medis. Apalagi salah satu poin yang dicantumkan WHO di era new normal adalah keterlibatan masyarakat untuk memutus penyebaran COVID-19," kata dia.

Ditempat sama, Kepala Puskesmas Cikole, Lembang, Iyan Hartono menyebutkan, bantuan sumbangan seperti masker, sarung tangan, hazmat, hand sanitizer, dll, dari masyarakat, LSM, yayasan maupun lembaga sosial, banyak berdatangan.

Itu sangat membantu mengingat di kondisi pandemi COVID-19 pelayanan oleh dokter, perawat, dan bidan, harus memperhatikan protokol kesehatan. Termasuk memakai alat pelindung diri berupa baju hazmat dan face shield.

"Di sini ada dua dokter umum, satu dokter gigi, perawat dan bidan 20, yang buka tiap hari melayani warga Desa Wangunharja, Cikidang, Cibogo dan Cikole. Adanya bantuan peralatan kesehatan sangat membantu, karena APD dari dinas terbatas, padahal petugas bekerja setiap harinya memakai baju hazmat," imbuhnya.

AYO BACA : Rismanto Resmi Jadi Ketua DPRD Bandung Barat Periode 2019-2024

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers