web analytics
  

Kini Penerima Bansos Jabar Bisa Cek Data di Pikobar

Kamis, 4 Juni 2020 18:24 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Kini Penerima Bansos Jabar Bisa Cek Data di Pikobar, Pikobar, Solidaritas, Diskominfo Jabar, Kadiskominfo Jabar Setiaji, Bansos Covid-19, Bansos Pemprov Jabar,

Tangkapan layar fitur SOLIDARITAS di aplikasi Pikobar. (Ayobandung.com/Nur Khansa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Saat ini, aplikasi Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) sudah dilengkapi dengan fitur SOLIDARITAS alias Sistem Online Data Penerima Bantuan Sosial. Fitur tersebut menyajikan data penerima bantuan sosial (bansos) di Jabar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar Setiaji mengatakan, data yang disajikan di SOLIDARITAS memuat informasi jenis dan status bansos yang diberikan pada warga. Termasuk juga jumlah total penerima manfaat di masing-masing wilayah.

"Jadi di dalamnya khusus berkaitan dengan bansos, masyarakat nanti bisa melihat data penerima bansos, siapa saja, dan dari mana sumbernya. Di situ tersajikan, penerima PKH berapa juta Kepala Keluarga (KK), terus bansos provinsi berapa KK," kata Setiaji di Bandung Kamis (4/6/2020).

Saat ini, terdapat total delapan pintu bantuan bagi warga Jabar maupun pendatang yang terdampak Covid-19. Hal tersebut meliputi Kartu Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Sembako Perluasan, bansos sembako presiden, Dana Desa (bagi kabupaten), bantuan tunai dari Kemensos, bansos provinsi, serta bansos dari kabupaten/kota.

Setiaji menjelaskan, data masing-masing penerima setiap pintu bantuan, baik dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan non-DTKS dimuat dalam fitur tersebut. Dengan demikian, masyarakat dan khususnya penerima bansos dapat mengetahui sumber pintu bantuan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

AYO BACA : Resmi, Warga Jabar Bisa Pantau Covid-19 Lewat Aplikasi

"Dalam rangka untuk menginformasikan atau dari segi transparansi siapa saja yang menerima bansos, sehingga masyarakat bisa saling mengecek. Misalnya ada orang yang tidak layak ataupun yang sudah meninggal, sehingga kita bisa meng-update datanya," ucapnya.

Meski menampilkan inforasi penerima, Setiaji menjamin privasi warga tetap terjamin. Data yang diberikan tidak dilengkapi informasi pribadi seperti NIK.

"Kami juga melindungi data privasi penerima bansos. Data yang ditampilkan tidak gamblang. NIK yang kami tampilkan digit depan dan belakang, termasuk nama penerima," imbuhnya.

Dia mengatakan, pihaknya juga selama ini telah membuka fitur aduan di aplikasi Pikobar. Sehingga, warga Jabar yang terdampak Covid-19 namun belum terdata, dapat menyampaikan aduan melalui fitur tersebut.

Termasuk bagi para ketua RW, dimana mereka bisa mengusulkan penerima bansos dengan melampirkan identitas, lokasi, dan permasalahan yang terjadi di lingkungannya melalui aplikasi tersebut.

"Penyaluran bansos tahap 1 ada data yang salah atau orang tersebut tidak layak, kita perbaiki lagi. Atau masyarakat bisa mengecek di sana. Kedua, menambah data-data tadi, misalnya ada orang yang terdampak baru, bisa dimasukkan melalui SOLIDARITAS di Pikobar," ungkapnya.

AYO BACA : Peserta Rapid Test Harus Terverifikasi Portal Pikobar

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ini Siasat Mencegah Tengkulak Beli Gabah Murah di Cianjur

Regional Senin, 12 April 2021 | 21:12 WIB

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, saat ini mensiasati agar para tengkulak gabah atau...

Umum - Regional, Ini Siasat Mencegah Tengkulak Beli Gabah Murah di Cianjur, Tengkulak Cianjur,Penyuluh BPP Kecamatan Cibeber,Petani Cianjur,beras Cianjur

Umat Muslim Cianjur Jalani Salat Tarawih Pertama Ramadan

Regional Senin, 12 April 2021 | 20:34 WIB

Umat muslim Kabupaten Cianjur terbagi dua saat menjalani ibadah Salat Tarawih hari pertama di bulan Suci Ramadan 1442 Hi...

Umum - Regional, Umat Muslim Cianjur Jalani Salat Tarawih Pertama Ramadan, Umat Muslim Cianjur,Salat Tarawih Pertama,Ramadan 2021

Budayawan Minta Pemkab Cianjur Bangun Kembali SD Ibu Jenab 1

Regional Senin, 12 April 2021 | 20:16 WIB

Budayawan Cianjur, Abah Ruskawan meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk membangun kembali Sekolah Dasar (SD) Ibu Jen...

Umum - Regional, Budayawan Minta Pemkab Cianjur Bangun Kembali SD Ibu Jenab 1, Budayawan Cianjur,SD Ibu Jenab 1 Cianjur

Awal Ramadan, Harga Daging dan Telur Masih Tinggi

Regional Senin, 12 April 2021 | 20:05 WIB

Harga daging ayam, daging sapi, dan telur di Kabupaten Bogor masih tinggi sehari sebelum Ramadan 1442 hijriah.

Umum - Regional, Awal Ramadan, Harga Daging dan Telur Masih Tinggi, harga telur Bogor,harga daging ayam Bogor,harga daging sapi Bogor,Harga Bahan Pokok Bogor,Bogor

BRT Trans Cirebon Resmi Diluncurkan, Punya 4 Shelter

Regional Senin, 12 April 2021 | 20:05 WIB

Mengurangi kepadatan kendaraan di jalan raya, Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon dioperasikan. Total disiapkan 8 shel...

Umum - Regional, BRT Trans Cirebon Resmi Diluncurkan, Punya 4 Shelter, BRT Trans Cirebon,Shelter BRT Trans Cirebon,Transportasi Massal Cirebon

Pesantren Darussalam di Kabupaten Tasikmalaya, Berawal dari Kandang Ay...

Regional Senin, 12 April 2021 | 19:47 WIB

Pendirian Pondok Pesantren Darussalam yang berada di Desa Tanjungpura, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya bersam...

Umum - Regional, Pesantren Darussalam di Kabupaten Tasikmalaya, Berawal dari Kandang Ayam, Pesantren Darussalam Tasikmalaya,Profil Pesantren,Pesantren di Tasik

Terminal Indihiang Berikan Tes Genose Gratis bagi Calon Penumpang

Regional Senin, 12 April 2021 | 18:05 WIB

Pemeriksaan Covid-19 dengan Genose di Terminal Tipe A Indihiang ini masih terbatas, hanya melayani untuk 10 orang calon...

Umum - Regional, Terminal Indihiang Berikan Tes Genose Gratis bagi Calon Penumpang, Tes GeNose,Terminal Indihiang,Tes Genose Gratis bagi Calon Penumpang,Kota Tasikmalaya

Dua Remaja Tanggung Pekerjakan Dua PSK di Bawah Umur

Regional Senin, 12 April 2021 | 17:51 WIB

Kedua pelaku tersebut memiliki peran yang berbeda. DAP bertugas sebagai mucikari, sementara FY sebagai pemilik kamar.

Umum - Regional, Dua Remaja Tanggung Pekerjakan Dua PSK di Bawah Umur, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota,Apartemen Bogor Valley,Kota Bogor,Mucikari,pekerja seks komersial (PSK)

artikel terkait

dewanpers