web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Izin Operasional Pasar Baru Bandung Masih Ditinjau

Kamis, 4 Juni 2020 16:52 WIB Nur Khansa Ranawati

Pasar Baru. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

ANDIR, AYOBANDUNG.COM -- Minggu ini, Pemerintah Kota Bandung meninjau kemungkinan dibukanya mal dan pusat perbelanjaan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional.

Hingga Jumat esok hari, pihak Pemkot Bandung akan berkeliling ke 24 mal dan pusat perbelanjaan untuk melihat kelayakan masing-masing tempat apabila izin operasional diberikan kembali.

Salah satunya adalah pusat perbelanjaan Pasar Baru Bandung, Jalan Otto Iskandar Dinata. Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, bila diizinkan beroperasi, Pasar Baru dan mal juga pusat perbelanjaan lainnya hanya dapat memfungsikan maksimal 3-% dari kapasitas yang ada.

"Pasar Baru masih banyak catatannya, karena fasilitasnya berbeda dengan mal. Kuncinya kedisiplinan di sini harus lebih keras," ungkapnya ketika meninjau pusat perbelanjaan tersebut, Kamis (4/6/2020).

Dia mengatakan, meskipun formatnya berbeda dengan mal, pusat perbelanjaan termasuk Pasar Baru harus tetap dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat. Seperti pemakaian masker dan face shield bagi pedagang, jaga jarak antar-pedagang dan pengunjung, pembatasan jumlah pengunjung, pengaturan jarak di toilet, eskalator, dan sebagainya.

"Maksimum pengunjung juga harus 30%. Di sini normalnya bisa menampung 4.000 pengunjung, maka nanti maksimal hanya bisa 1.500 orang. Kontrol dan komunikasi antara yang berjaga di dalam dan di luar toko harus berjalan," ungkapnya.

Selain itu, dia mengatakan, ketertiban Pedang Kaki Lima yang kerap menjajakan dagangannya sepanjang pelataran luar Pasar Baru juga menjadi pertimbangan. Ema menyebutkan para PKL pun, bila kembali diizinkan berjualan, harus dapat menjaga protokol kebersiha dengan ketat.

"Harapan saya sih enggak ada PKL, tapi kalaupun ada konteksnya harus memenuhi standar protokol kesehatan dan tidak menciptakan kekumuhan. Kalau tidak, ini (Pasar Baru) bisa kembali ditutup nantinya. Jangan sampai bedegong sendiri, haurs kompak bersama," tuturnya.

Bila diizinkan kembali buka, jam operasional pusat perbelanjaan dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga maksimal pukul 20.00 WIB. Ema menyebutkan dirinya bersama Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung masih akan meneruskan pemantauan dan melakukan pembahasan, sehingga keputusan baru akan muncul paling cepat minggu depan.

"Bukan hanya Pasar Baru, tapi keseluruhan pusat perbelanjaan (yang dipantau). Nanti bisa jadi seluruhnya diiyakan (disetujui dibuka), atau hanya beberapa. Atau, kalau pak wali tidak begitu yakin, ya artinya harus menunggu lagi," ujarnya.

"Bukan berarti yang sudah didatangi begini akan dibuka. Belum tentu," katanya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers