web analytics
  

Ditemukan Kasus Covid-19, Ratusan Warga Pesisir Kota Cirebon Jalani Rapid Test

Kamis, 4 Juni 2020 13:52 WIB Erika Lia

Ilustrasi virus Corona.(Reuters)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak delapan warga kawasan pesisir Kota Cirebon yang mengikuti rapid test massal pada Kamis (4/6/2020) diketahui reaktif.

rapid test dilakukan bagi 200 warga di dua RW, masing-masing RW 01 dan RW 10 Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk.

Pemeriksaan yang dilakukan di SD Pesisir itu digelar setelah didapati seorang warga setempat terkonfirmasi Covid-19. Pasien bersangkutan kini telah dirawat di ruang isolasi di RSUD Gunung Jati.

"Sekitar 200 orang mengikuti rapid test massal khusus bagi warga yang tinggal di RW 01 dan RW 10 Kelurahan Panjunan," kata Kepala Puskesmas Pesisir, Indriani.

Selain rapid test massal, dilakukan pula pemeriksaan swab bagi lima orang yang diketahui berkontak erat dengan pasien Covid-19.

Jumlah tersebut dimungkinkannya bertambah sebab pihaknya masih menelusuri (tracing) kontak-kontak erat lain dari sang pasien Covid-19.

Dari hasil rapid test sendiri, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Edy Sugiarto menyebut, sedikitnya delapan orang dari 157 warga yang diperiksa menunjukkan reaktif.

"Bagi warga yang hasil rapid testnya reaktif, segera dilakukan tes swab di RSUD Gunung Jati, Kota Cirebon," tuturnya.

Lurah Panjunan, Didi Cardi meyakinkan, warga yang terkonfirmasi Covid-19 tak memiliki riwayat bepergian.

"(Warga yang positif) tidak kemana-mana, juga tidak pernah mendapat kunjungan dari keluarga dari luar kota," ungkapnya.

Dia pun memastikan, di Panjunan telah dibentuk gugus tugas yang terdiri dari pengurus RT, RW, lurah, termasuk babinsa dan bhabinkamtibmas.

Gugus tugas ini di antaranya mencatat secara rutin warga yang datang ke Panjunan. Dia menyebut, setidaknya 100 orang terdata masuk wilayah Panjunan.

"Tapi, mereka dilengkapi surat keterangan sehat dari daerah asal," katanya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel lainnya

dewanpers