web analytics
  

Sambut New Normal, Ini Rencana Jangka Pendek Persib

Kamis, 4 Juni 2020 13:29 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Sambut New Normal, Ini Rencana Jangka Pendek Persib, New Normal, Rencana, Jangka Pendek, Persib, berita persib,

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts  mengungkapkan rencana jangka pendek tim asuhanya di masa penangguhan kompetisi.

Robert mengatakan, untuk saat ini, seluruh anak asuhnya masih akan berlatih di rumah sebelum ada kepastian kapan kompetisi bergulir kembali.

Bila kondisi kasus Covid-19 kian membaik, masa PSBB di Kota Bandung akan berakhir pada 12 Juni 2020.

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pun sebagai induk organisasi sepak bola Tanah Air akan kembali mengagendakan rapat pada 13 Juni 2020 untuk menentukan keputusan akhir nasib kompetisi musim ini.

Karena itu, Robert mengaku akan segera merancang program latihan mandiri terbaru menyusul wacana Liga 1 2020 bakal bergulir pada September. Robert juga memprediksi kompetisi akan kembali bergulir dengan format berbeda.

"Lockdown (PSBB) di Bandung akan dilakukan hingga 12 Juni dan rapat Exco juga akan dilakukan 13 Juni bersama PSSI dan LIB. Jadi Kami masih harus melanjutkan program latihan di lingkungan rumah masing-masing, kami akan lanjut mengirim video kepada pemain untuk dilakukan," kata Robert melalui sambungan telepon, Kamis (4/6/2020).

Robert menyampaikan, timnya akan mempersiapkan diri secara maksimal jika Liga kembali bergulir September. Para penggawa Maung Bandung pun harus mulai membiasakan diri untuk beradaptasi dengan skema new normal di sepak bola.

Robert mencontohkan, tim pelatih sudah memberikan materi latihan baru, mulai dari pemusatan ABS dan core, hingga menu latihan berupa stabilitas tubuh dan eksplosivitas.

"Dua hari lalu kami sudah memberikan program latihan yang baru yang berpusat ada core dan abs. Kemarin pemain berlatih stabilitas tubuh dan eksplosivitas," katanya.

Selain itu, Robert terus berkonsultasi dengan ahli gizi dan pelatih fisik untuk intens memberikan sederet program agar massa tubuh pemain tetap terjaga.

"Gilang (ahli gizi Persib) memberi latihan dua kali seminggu dan Yaya (pelatih fisik) juga dua kali seminggu. Mereka mengirim video kepada pemain, mereka harus mengikuti itu dan memberikan laporan. Kadang-kadang, Gilang juga akan memantau program diet dari pemain dan mengetahui berat badan pemain jadi lebih terkontrol," kata Robert.

Pelatih berusia 65 tahun itu berharap—dengan peningkatan intensitas di materi latihan terbaru ini—para pemain tidak akan kaget jika kembali dikumpulkan sebagai tim.

"Dan besar harapan kami, setelah tanggal 12 semua sudah jelas dan kami sudah bisa melanjutkan sesi latihan tim bersama lagi," ujarnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers