web analytics
  

Kunjungan Wisatawan Domestik ke Jabar Turun 70%

Kamis, 4 Juni 2020 06:30 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Kunjungan Wisatawan Domestik ke Jabar Turun 70%, Jawa Barat, wisata Jabar, dampak corona

Bus Bandros yang beroperasi di Jabar. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berencana menormalisasi pariwisata yang lumpuh akibat pandemi Covid-19.

Normalisasi akan dilakukan bertahap, menyusul penerapan konsep baru dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 berupa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Normalisasi akan dilakukan hingga Januari 2021.

Kepala Dinas Pariwisata Jabar Deddy Taufik mengungkapkan, tingkat kunjungan pariwisata di Jabar menurun 16% untuk wisatawan mancanegara dan menurun 70% untuk wisatawan domestik.

"Untuk menghadapi situasi ini, kami akan membangkitkan ekosistem pariwisata, mulai dari kebudayaan, industri, pemasaran, hingga ekonomi kreatifnya," katanya, Rabu (3/6/2020).

Taufik menilai, normalisasi sektor pariwisata harus dilakukan cepat. Tahap recovery akan dilakukan mulai Juni-Desember 2020, sampai memasuki Januari 2021.

"Perlu ada recovery ekonomi pariwisata karena bisnis pariwisata di Jabar, termasuk di Cirebon, terasa sekali (terpukul) di tengah pandemi Covid-19 ini," ungkapnya.

Jabar sedang diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional yang menitikberatkan pada pendekatan 5 tingkat kewaspadaan di masing-masing kabupaten/kota.

Proses pemulihan sektor pariwisata, ditekannya tetap mengutamakan protokol kesehatan. Dia menegaskan, kedisiplinan merupakan kunci untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kita harus segera produktivitas dalam new normal, tapi tingkat kehati-hatian dan kewaspadaan harus tetap dijaga," tegasnya.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/VM5OB0ddzM4" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers