web analytics
  

Kemendikbud: Tak Ada Kenaikan Uang Kuliah PTN di Saat Pandemi

Kamis, 4 Juni 2020 05:30 WIB Husnul Khatimah
Umum - Nasional, Kemendikbud: Tak Ada Kenaikan Uang Kuliah PTN di Saat Pandemi, Kemendikbud, UKT, uang kuliah, biaya kuliah, mahasiswa

Ilustrasi mahasiswa. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan tidak ada  kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di masa pandemi Covid-19.

"Kemendikbud memastikan tidak ada kenaikan UKT di masa pandemi Coronavirus," ujar Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemedikbud, Nizam melalui siaran pers, Rabu (3/6/2020).

Nizam mengatakan, sesuai laporan yang diterima Kemendikbud, jika terdapat perguruan tinggi negeri (PTN) yang menaikkan UKT, keputusan tersebut diambil sebelum masa pandemi dan diberlakukan kepada mahasiswa baru sesuai kemampuan ekonomi orang tua.

"Selain itu, keputusan terkait UKT tidak boleh menyebabkan mahasiswa tidak dapat berkuliah," kata Nizam. 

Selain itu kata Nizam berdasarkan keterangan tertulis pada 6 Mei 2020, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) menyepakati beberapa opsi bagi mahasiswa yang terdampak pandemi untuk mengatasi masalah UKT yakni, menunda pembayaran, menyicil pembayaran, mengajukan penurunan UKT, dan mengajukan bantuan finansial bagi yang berhak.

"Seluruh mekanisme pengajuan dan keputusan diatur oleh masing-masing PTN. Kebijakan ini diharapkan tidak mengganggu operasional penyelenggaraan atau pun pembelajaran di perguruan tinggi serta berbagai aktivitas pendukungnya," katanya. 

Untuk mendapatkan keringanan UKT, mahasiswa PTN dapat mengajukan permohonan kepada pimpinan PTN sesuai prosedur yang berlaku di masing- masing PTN. 

Untuk meringankan beban mahasiswa terdampak pandemi, pemerintah memfasilitasi pemberian bantuan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. KIP 
Kuliah diperuntukkan bagi mahasiswa PTN maupun PTS. 

"Tahun ini, pemerintah telah mengalokasikan KIP Kuliah bagi 400 ribu mahasiswa, tiga kali lebih banyak dari tahun lalu, pemerintah sangat mengapresiasi perguruan tinggi yang telah membantu mahasiswa yang tidak mampu dengan bantuan pulsa serta dukungan logistik dan kesehatan selama pembelajaran dari rumah. Dukungan dari masyarakat dan alumni juga sangat luar biasa," kata Nizam.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/I5kNVtSLPWk" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers