web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Edarkan Tembakau Sintetis 'Magic Barong', Warga Cimahi Dapat Rp175 Juta per Minggu

Selasa, 2 Juni 2020 10:48 WIB Tri Junari

Penangkapan tersangka pengedar tembakau sintetis 'Magic Barong' di Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Senin (1/6/2020) malam. (Ayobandung.com/Tri Junari)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Polres Cimahi berhasil mengungkap peredaran tembakau sintetis berlabel 'Magic Barong' yang laris manis di pasar gelap narkotika. Memasarkan secara online melalui media sosial, 2 tersangka berinisial PS (20) dan DS (19) bisa mendapat untung hingga Rp175 juta per minggu.

Tersangka mengemas kembali tembakau biasa dan meraciknya hingga menjadi tembakau sintetis berbagai rasa dan merk. Penjualan dilakukan melalui akun instagram ZETAS.STUFF dengan produk Banana Candy, Nataradja Dance Shiva, dan Bali Indonesia. 

“Biasanya pembeli memesan dan diantarkan langsung dengan pola COD (Cash on Delivery),” ujar Kapolres Cimahi, AKBP Mochamad Yoris Maulana Yusuf Marzuki  usai penggeledahan di rumah kontrakan tersangka Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Senin (1/6/2020) malam.

Yoris menyebut, tersangka PS membeli bahan baku berupa tembakau dan bibit narkotika (synthetic cannabinoid) yang didapat dari akun Instagram @COGODS dengan harga Rp16,5 juta.

AYO BACA : 5 Kandungan Asap Tembakau dan Bahayanya Bagi Tubuh

Tersangka lain DS berperan untuk mempromosikan sinte di media sosial dan mengirim barang pada pemesan melalui sistem tempel.

Dalam sekali produksi, terang Yoris, para tersangka bisa mendapatkan keuntungan kotor sebesar Rp175 juta. Setiap 1 gram bibit (synthetic cannabinoid) dapat menghasilkan 50 gram tembakau sintetis dengan harga jual per 5 gram seharga Rp350 ribu sampai Rp400 ribu.

“Produk tersangka ini menyebar di Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan beredar juga di beberapa daerah di Pulau Jawa,” ungkapnya.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan di pada Minggu (31/5/2020) dini hari di Jalan Pasir Kaliki, Kelurahan Pasir Kaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. PS saat itu tengah mengatarkan 5 plastik bening berisikan tembakau sintetis kepada anggota polisi yang menyamar sebagai pembeli.

AYO BACA : Vaksin Corona dari Tembakau Siap Diujikan kepada Manusia

Setelah itu, dilakukan pengembangan kasus ke Jalan Gang Warna Cinta, Kelurahan Cibaduyut, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung dengan mengamankan DS.

“Di kamar kontrakannya, ditemukan barang bukti berupa tembakau sintetis diduga mengandung narkotika hasil produksi, alat bantu untuk memproduksi sabu, seperangkat alat untuk mengemas membungkus tembakau sintetis,” tuturnya.

Kembali didapati transaksi melalui media sosial, Polres Cimahi akan mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan online terutama transaksi narkoba.

“Tentunya kami akan segera melakukan pembekuan akun instagram tersebut, agar tidak ada lagi transaksi narkoba, khususnya di wilayah hukum Polres Cimahi,” ungkapnya. 

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/dIFa8Er_2KE" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Petugas Amankan Tembakau Gorila yang Dilempar ke Lapas Banceuy

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers