web analytics
  

Per 7 Juni, Penumpang Harus Datang 4 Jam Sebelum Penerbangan

Selasa, 2 Juni 2020 09:42 WIB
Umum - Nasional, Per 7 Juni, Penumpang Harus Datang 4 Jam Sebelum Penerbangan, penerbangan, aturan penerbangan, aturan baru bandara, bandara corona, bandara covid-19,

[Ilustrasi] Aktivitas di Bandara Husein Sastranegara, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (30/1/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Calon penumpang pesawat diimbau datang 3 hingga 4 jam sebelum penerbangan. Hal itu karena adanya sejumlah pemeriksaan baik dokumen maupun kesehatan dalam menyesuaikan kondisi normal baru atau new normal.

“Saat ini, kami memang mengimbau calon penumpang untuk datang ke bandara tiga sampai empat jam sebelum penerbangan karena ada mekanisme pemeriksaan atau ‘screening’,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin kepada wartawan di Jakarta, ditulis Selasa (2/6/2020).

AYO BACA: Diet Enak dengan 7 Minuman yang Usir Timbunan Lemak di Perut

AYO BACA: Selain Diet Ketat, Adele Juga Lakukan Ini Demi Turunkan Berat Badan

AYO BACA: Cara Ampuh Memulai Diet Karbohidrat

Para calon penumpang harus melewati sejumlah titik pemeriksaan (check point), pertama adalah verifikasi dokumen dan kedua adalah pemeriksaan kesehatan.

“Untuk memastikan keabsahan dokumen ada dua hal, dari pihak yang menebitkan dan yang memverifikasinya. Dua hal ini harus terpenuhi. Diverifikasi oleh pihak yang berkompeten untuk memvalidasi. Kalau dua-duanya dijalankan dengan benar pasti absah,” ujarnya.

Saat ini, Awaluddin mengatakan, pihaknya tengah melakukan simulasi proses pra-penerbangan tersebut dengan maskapai agar penyesuaian normal baru ini berjalan dengan lancar.

AYO BACA: Wajib Tahu, Ini 6 Tanda Kekebalan Tubuh Melemah!

AYO BACA: Manfaat Semangka Dalam Hadis Nabi Muhammad

AYO BACA: Mudah Didapat, Ini Bahan-bahan Alami Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Namun, dia akan mempercepat proses melalui digitalisasi sehingga kepastian seseorang dapat terbang atau tidak bisa diketahui dengan cepat dan waktu yang digunakan lebih efektif.

“Karena konsepnya menggunakan konsep baru pembatasan dan pengendaaian, ada metode ‘screening’ dan pemeriksaan yang hal ini bisa disolusikan dengan cepat dan efektif melalui digitalisasi,” ujarnya.

Awaluddin mengatakan, pihaknya bisa memangkas waktu yang dibutuhkan untuk serangkaian pemeriksaan tersebut.

“Tapi paling tidak dua jam atau satu jam saja, sehingga lebih pasti dan minimum ‘connecting time’ dari calon penumpang di bandara lebih terukur. Kondisi inilah yang kita sedang gagas dengan maskapai, bahwa prosedur dan mekanisme ini harus berjalan,” katanya.

AYO BACA: 5 Makanan Ini Bantu Tingkatkan Kekebalan Tubuh Pada Anak

AYO BACA: Tak Hanya Jeruk, Ini 5 Makanan Kaya Vitamin C untuk Jaga Imunitas Tubuh

AYO BACA: 5 Makanan Ini Turunkan Kekebalan Tubuh, Segera Hindari!

Mekanisme baru tersebut akan resmi berlaku pada 7 Juni 2020 saat pelarangan mudik berakhir sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 116 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Masa Berlaku Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idulfitri Tahun 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Namun, Awaluddin berharap mekanisme tersebut sudah berjalan mulus sebelum 7 Juni 2020.

“Yang akan kita lakukan bisa saja sebelum tanggal 7 bisa saja dilakukan bertahap dengan maskapai tertentu. Hal ini untuk mempermudah mengukur efektivitas pelaksanaannya,” katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers