web analytics
  

Ini Syarat Warga yang Mau Makan di Kafe saat PSBB Proporsional Bandung

Senin, 1 Juni 2020 12:58 WIB Nur Khansa Ranawati

[Ilustrasi] Kafe. (Ayobandung.com/Nur Khansa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Saat ini, Kota Bandung telah resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional yang ketentuannya diatur dalam Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 32 tahun 2020 tentang Penanganan Covid-19. Dalam aturan tersebut, salah satu ketentuan baru yang berlaku adalah soal operasional rumah makan.

Dalam PSBB sebelumnya, kafe dan rumah makan hanya diizinkan beroperasi dalam waktu yang terbatas dan tidak boleh melayani makan di tempat (dine-in). Saat ini, aturan tersebut dilonggarkan. Kafe dan restoran mulai diperkenankan melayani makan di tempat dengan terbatas.

AYO BACA: Wajib Tahu, Ini 6 Tanda Kekebalan Tubuh Melemah!

AYO BACA: Manfaat Semangka Dalam Hadis Nabi Muhammad

AYO BACA: Mudah Didapat, Ini Bahan-bahan Alami Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Dalam Pasal 11 ayat 3, saat ini disebutkan bahwa pelayanan take away atau pesan-antar restoran atau kafe dapat berlaku mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB setiap harinya. Sementara itu, makan di tempat boleh dioperasikan dengan hanya memfungsikan maksimal 30% dari kapasitas tempat yang tersedia.

"Dan pelayanan hanya untuk by appointment, tidak melayani walk in guest," tulis aturan dalam pasal tersebut.

Artinya, tamu hanya boleh makan di tempat apabila sebelumnya telah melakukan reservasi dengan kafe atau restoran yang bersangkutan. Tamu yang datang mendadak disebut tidak dapat makan di tempat.

Selain itu, pelayanan makan di tempat juga hanya berlaku di jam tertentu, yakni pada pukul 06.00 hingga 18.00. Pengunjung juga hanya diperkenankan makan di tempat selama maksimal 60 menit.

AYO BACA: 5 Makanan Ini Bantu Tingkatkan Kekebalan Tubuh Pada Anak

AYO BACA: Tak Hanya Jeruk, Ini 5 Makanan Kaya Vitamin C untuk Jaga Imunitas Tubuh

AYO BACA: 5 Makanan Ini Turunkan Kekebalan Tubuh, Segera Hindari!

Sementara itu, para pengelola kafe dan restoran juga harus menerapkan standar kesehatan yang ketat dan memastikan setiap sajian diolah dengan bersih. Penerapan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 juga tetap harus terlaksana.

Di antaranya adalah pengecekan suhu pegawai dan pengunjung, pemakaian masker, pelaksanaan physical distancing 2 meter, penyediaan fasilitas cuci tangan hingga penyemprotan desinfektan berkala. Selain itu, para koki atau chef restoran atau kafe yang bersangkutan harus mengenakan masker khusus, topi chef dan sarung tangan.

AYO BACA: Ini Bahaya Konsumsi Kunyit Berlebih saat Hamil

AYO BACA: Cara Alami Tingkatkan Kekebalan Tubuh dengan Air Lemon

AYO BACA: Kurang Tidur Tapi Ingin Olahraga, Ini Kata Para Ahli

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers