web analytics
  

Seluruh ASN di Bekasi Segera Ngantor, Kecuali 2 Kategori Ini

Senin, 1 Juni 2020 11:49 WIB

[Ilustrasi] Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jabar menggunakan hand sanitizer di Masjid Al Muttaqin, Komplek Gedung Sate, jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (3/3/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Seluruh ASN di Bekasi akan segera kembali bekerja di kantor. Namun, ada dua kategori yang akan tetap bekerja dari rumah atau Work from Home.

Pemerintah Kota Bekasi masih terus menggodok regulasi penerapan adaptasi New Normal atau tatanan hidup baru di masa Pandemi Covid-19. Selain membuka roda perekonomian, ASN juga secara bertahap akan kembali berkantor.

AYO BACA: Corona Masuk ke Indonesia, Ini Doa Agar Terhindar dari Penyakit Berbahaya

AYO BACA: 7 Situs Resmi untuk Pantau Perkembangan Virus Corona di Indonesia

AYO BACA: Jahe dan Kunyit, Mana yang Lebih Berkhasiat?

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi Karto mengemukakan, ASN di lingkungan Pemkot Bekasi akan kembali berkantor. Dengan catatan, pegawai yang berusia di atas 50 tahun dan memiliki riwayat penyakit tetap Work From Home (WFH).

"Pegawai dengan usia 50 tahun tidak bisa bekerja di kantor, tetap WFH. Juga demikian usia produktif yang mengidap penyakit tetap WFH," kata Karto di Kompleks Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (1/6/2020).

Karto menjelaskan, seluruh kantor pelayanan masyarakat di Kota Bekasi akan kembali aktif. Namun, tetap mengedepankan protokol kesehatan selama masa Pandemi Covid-19.

AYO BACA: 5 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 yang Keliru

AYO BACA: 5 Langkah Mencegah Virus Corona di Rumah

AYO BACA: Cara Salam Alternatif untuk Cegah Corona Sesuai Anjuran WHO

"Ada batasan pemohon bila ingin mengurus berkas. Tetapi saat ini pemerintah daerah masih menunggu kebijakan yang dikeluarkan dengan Peraturan Wali Kota," kata Karto.

Selama WFH beberapa bulan ini, ASN Kota Bekasi masih tetap bekerja dari rumah. Pekerjaan mereka juga masih terfokus dalam penangan Covid-19 di Kota Bekasi.

"Berkantor juga nantinya masih terfokus pada penanganan Covid-19," tuturnya.

AYO BACA: Pasar Cisalak Depok Ditutup Usai 4 Pedagang Positif Covid-19

AYO BACA: Sebelum Meninggal, Pedagang Pasar di Bogor Tularkan Covid-19 ke Istri

AYO BACA: Pulang Pergi Jakarta, Pedagang Sayur Positif Covid-19 dari Indramayu Meninggal

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers