web analytics
  

Pemkot Bogor Tidak Mau Buru-buru Buka Kembali Sekolah

Minggu, 31 Mei 2020 05:49 WIB
Umum - Nasional, Pemkot Bogor Tidak Mau Buru-buru Buka Kembali Sekolah, corona, mencegah virus corona, mengobati corona, vaksin corona, bogor, sekolah, new normal

Ilustrasi (Ayobandung.com)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Pemkot Bogor menegaskan tidak akan terburu-buru membuka kembali sekolah pada tahun ajaran baru 2020-2021 atau pascapembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Saya tadi mendengarkan banyak masukan dari semua pihak yang hadir. Kesimpulannya adalah semua pihak tidak mau mengambil resiko terlalu besar untuk masa depan anak-anak kita di sekolah," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dalam pernyataan tertulisnyadi Bogor, Sabtu (30/5/2020).

Bima Arya menyimpulkan hal itu dari rapat terbatas dengan pihak terkait pendidikan se-Kota Bogor di SMP Negeri 5 Kota Bogor, di Kota Bogor, dengan agenda diskusi membahas rencana rencana aktivasi sekolah pada fase normal baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Rapat terbatas itu dihadiri antara lain, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, Perwakilan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat di Bogor, Pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDI) Kota Bogor, Dewan Pendidikan Kota Bogor, Kelompok Kerja Kepala Sekolah, Komite Sekolah, serta pihak terkait lainnya dengan pendidikan.

Menurut Bima Arya, tugas para pihak pendidikan saat ini adalah memastikan ada sistem protokol kesehatan di sekolah yang kuat, terutama untuk SD dan SMP setelah aktivasi sekolah mulai tahun ajaran baru mendatang. Pada diskusi tersebut, ia menilai bahwa penerapan protokol kesehatan di sekolah, di Kota Bogor saat ini, masih belum optimal sehingga harus terus disempurnakan.

"Kita tidak perlu terburu-buru memaksakan aktivasi sekolah pada tanggal tertentu. Tugas kita sekarang adalah terus menyempurnakan sistem protokol baru. Ini tidak mudah karena kondisi dan latar belakang tiap sekolah berbeda-beda," katanya.

Menurut Bima, selama protokol baru itu belum maksimal, Pemerintah Kota Bogor tidak akan terpaku pada tanggal tertentu untuk memulai kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka di sekolah.

"Saya kira ini penting. Sekali lagi, jangan mengambil risiko mempertaruhkan masa depan anak-anak kita di sekolah. Kami akan terus berdiskusi dan mendengarkan saran dari semua pihak. Komite sekolah, IDAI, Wandik, psikolog, kepala sekolah, harus terus memperbaharui informasi," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Habib Rizieq Dituntut 10 Bulan Penjara di Kasus Kerumunan Megamendung

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 05:34 WIB

Habib Rizieq Shihab dituntut 10 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan dalam perkara kerumunan di...

Umum - Nasional, Habib Rizieq Dituntut 10 Bulan Penjara di Kasus Kerumunan Megamendung, Habib Rizieq dituntut 10 bulan penjara,Rizieq Shihab Megamendung,Habib Rizieq di Megamendung,Kerumunan Megamendung,Kerumunan Habib Rizieq Shihab,Habib Rizieq Shihab,Habib Rizieq

1,5 Juta Pemudik Tinggalkan Jakarta, Daerah Diminta Perketat PPKM Mikr...

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 02:48 WIB

Daerah diminta untuk memperketat PPKM Mikro untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Umum - Nasional, 1,5 Juta Pemudik Tinggalkan Jakarta, Daerah Diminta Perketat PPKM Mikro, PPKM Mikro,Airlangga Hartarto,Update Corona Covid-19 Indonesia

Antisipasi Lonjakan Covid-19 Pascalebaran, Kemenkes Siapkan Langkah In...

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 02:30 WIB

Momen libur panjang dapat memunculkan lonjakan kasus COVID-19 sebanyak 30 hingga 80 persen.

Umum - Nasional, Antisipasi Lonjakan Covid-19 Pascalebaran, Kemenkes Siapkan Langkah Ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Update Corona Covid-19 Indonesia

Sebut Palestina Babi di TikTok, Pemuda Ini Ditahan Polisi

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 22:42 WIB

Pemuda berusia 23 tahun berinisial UC di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ditangkap aparat kepolisian setelah menebar ujaran...

Umum - Nasional, Sebut Palestina Babi di TikTok, Pemuda Ini Ditahan Polisi, Hina Palestina,Menghina Palestina di TikTok,Pemuda Menghina Palestina

Habib Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Petamburan

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 21:45 WIB

Jaksa penuntut umum resmi menuntut Habib Rizieq Shihab agar dipenjara selama 2 tahun dalam kasus kerumuna massa Petambur...

Umum - Nasional, Habib Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Petamburan, Habib Rizieq Shihab,Kasus Kerumunan Petamburan,Sidang Habib Rizieq

Jokowi: Hasil TWK Tidak Jadi Dasar Pemberhentian 75 Pegawai KPK

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 21:16 WIB

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memandang bahwa hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) terhadap pegawai Komisi Pemberantasa...

Umum - Nasional, Jokowi: Hasil TWK Tidak Jadi Dasar Pemberhentian 75 Pegawai KPK, Presiden Joko Widodo,Jokowi,Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),TWK KPK,75 Pegawai KPK

Kemenhub: Tidak Ada Pesawat Charter Bawa TKA China

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 20:11 WIB

Sebanyak 170 warga negara asing (WNA) dikabarkan tiba Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan pesawat charter d...

Umum - Nasional, Kemenhub: Tidak Ada Pesawat Charter Bawa TKA China, Kementerian Perhubungan (Kemenhub),TKA China,Pekerja China

Insentif Kartu Prakerja Cair 19 Mei, Pembukaan Gelombang 17 Mulai Kami...

Nasional Senin, 17 Mei 2021 | 19:49 WIB

Insentif Kartu Prakerja akan cair lagi mulai Rabu 19 Mei 2021. Sementara itu, pembukaan gelombang 17 program tersebut di...

Umum - Nasional, Insentif Kartu Prakerja Cair 19 Mei, Pembukaan Gelombang 17 Mulai Kamis?, Insentif Kartu Prakerja,Insentif Cair,Kartu Prakerja Gelombang 17

artikel terkait

dewanpers