web analytics
  

Hari Ini, Donald Trump Resmi Akhiri Hubungan Amerika dan WHO

Sabtu, 30 Mei 2020 09:11 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi mengakhiri hubungan AS dengan organisasi kesehatan dunia (WHO) per hari ini, Sabtu (30/5/2020). (Republika/AP)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi mengakhiri hubungan AS dengan organisasi kesehatan dunia (WHO) per hari ini, Sabtu (30/5/2020).

"Kami hari ini akan memutuskan hubungan kami dengan WHO dan mengarahkan dana itu ke badan amal kesehatan masyarakat global lainnya," kata Trump di Gedung Putih seperti dikutip BBC, Sabtu (30/5/2020).

AYO BACA: Corona Masuk ke Indonesia, Ini Doa Agar Terhindar dari Penyakit Berbahaya

AYO BACA: 7 Situs Resmi untuk Pantau Perkembangan Virus Corona di Indonesia

AYO BACA: Jahe dan Kunyit, Mana yang Lebih Berkhasiat?

Trump menuding WHO gagal meminta pertanggungjawaban dari Cina atas pandemi corona alias Covid-19. Bahkan, Trump menuduh Cina memiliki kendali penuh atas WHO.

"Cina memiliki kendali penuh atas Organisasi Kesehatan Dunia. Dunia sekarang menderita sebagai akibat dari penyelewengan pemerintah Cina," kata Trump.

Dia menambahkan, Cina telah memicu pandemi global yang menelan korban lebih dari 100 ribu jiwa di AS. Trump juga menudung Cina menekan WHO untuk menyesatkan dunia tentang virus tersebut.

Washington, kata Trump, bakal mengalihkan dana ke badan-badan lain. AS merupakan kontributor tunggal terbesar badan kesehatan global.

AYO BACA: Lebih Baik Mana, Cuci Tangan dengan Air atau Hand Sanitizer?

AYO BACA: Berkumur dengan Air Garam dan Cuka Bisa Bunuh Corona Covid-19?

AYO BACA: Ini Saran Dokter Jika Ada Tamu Saat Pandemi Corona Covid-19

AS bahkan menyediakan dana lebih dari 400 juta dolar AS atau setara dengan Rp5,8 triliun pada 2019.

Trump, yang berkampanye untuk pemilihan ulang tahun ini dan telah dikritik karena penanganan pandeminya sendiri, telah menyalahkan Cina karena menutupi wabah corona.

Kritik Trump terhadap WHO dimulai bulan lalu ketika dia mengancam akan menarik dana AS secara permanen. Trump menganggap WHO gagal menunaikan tugas dasarnya.

"Jelas salah langkah berulang oleh Anda dan organisasi Anda dalam merespons pandemi ini sangat mahal bagi dunia," tulisnya dalam sepucuk surat kepada kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada 18 Mei.

Dia kemudian menyebut WHO sebagai boneka Cina.

AYO BACA: 5 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 yang Keliru

AYO BACA: 5 Langkah Mencegah Virus Corona di Rumah

AYO BACA: Cara Salam Alternatif untuk Cegah Corona Sesuai Anjuran WHO

Cina menuduh AS bertanggung jawab atas penyebaran virus di negaranya sendiri, menghubungkan wabah ini dengan "politisi yang berbohong" di Amerika.

Awal bulan ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Zhao Lijian mengatakan, Trump berusaha menyesatkan publik, mencoreng Cina.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/N39ww5c-xdc" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

Trump dinilai sengaja mengalihkan kesalahan ke Cina, padahal pihaknya sendiri yang tidak kompeten dalam penanganan pandemi corona.

Negara-negara anggota WHO sejak saat itu sepakat untuk mengadakan penyelidikan independen terhadap respons global terhadap pandemi ini.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers