web analytics
  

Pemain Belanda Ini Tolak Madrid karena Takut Belajar Bahasa Spayol

Jumat, 29 Mei 2020 11:51 WIB
Olahraga - Sport, Pemain Belanda Ini Tolak Madrid karena Takut Belajar Bahasa Spayol, real madrid, unik, feyenord, belanda,

Mantan pemain Feyenoord Bert Konterman (kiri). (EPA PHOTO/ANP PHOTO/ED OUDENAARDEN)

MADRID, AYOBANDUNG.COM -- Pemain asal Belanda, Bert Konterman, mengaku pernah menolak tawaran Real Madrid pada 1999 karena takut belajar bahasa Spanyol.

Alhasil, dia bertahan di Feyenoord, sebelum hijrah ke Glasgow Rangers pada 2000. Kontreman kembali ke Belanda membela Vitesse pada 2003, kemudian gantung sepatu setahun kemudian.

"Pada musim panas saat itu, Real Madrid menawarkan 20 juta euro untuk saya," katanya seperti dilansir Marca, Jumat (29/5/2020).

Leo Beenhakker pernah menangani Konterman dan saat itu melatih Real Madrid. Beenhaker tidak percaya atas penolakan Konterman.

"Dia meminta saya tetap bertahan di Feyenoord, tapi juga mengizinkan saya pindah ke Real Madrid karena klub itu fantastis. Dalam pikiran saya, jenjang karier berikutnya mungkin ke Jerman atau Inggris, karena saya fasih berbahasa Jerman dan bisa berbicara bahasa Inggris," kata Konterman.

Dia mengaku Spanyol menakutkankannya karena dia gugup karena ditawar klub yang begitu besar. Konterman juga mengaku gugup belajar Bahasa Spanyol.

"Menurut saya itu manusiawi, saya tidak siap saat itu untuk pindah ke Real Madrid," kata dia.

Penolakannya terhadap Los Blancos membuatnya harus gigit jari menonton Real Madrid memenangkan Liga Champions musim 1999/2000. Kendati demikian, dia pun tidak menyesal terhadap pilihannya.

"Mungkin itu langkah yang bodoh, mereka (Real Madrid) sangat serius. Tapi saya berkata pada pelatih bahwa saya ingin bertahan di Feyenoord," ujar dia.

Konterman tidak merasa gagal dengan keputusannya itu. Dia mengaku masih menyimpan semua artikel di koran tentang rumor transfer ini karena tidak ada yang mempercayainya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers