web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Belum Sebut 'New Normal', Pemkot Bandung Kaji Mekanisme Relaksasi

Kamis, 28 Mei 2020 10:01 WIB Nur Khansa Ranawati

Ilustrasi -- Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandung terpantau sepi, Kamis (21/5/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lanjutan yang berakhir esok hari, Jumat (29/5/2020).

Bersamaan dengan hal tersebut, Pemkot Bandung juga tengah menyiapkan dan mengkaji sejumlah skenario untuk melakukan relaksasi dalam berbagai lini.

"Kita sudah siapkan apabila disetujui pimpinan, akan melakukan kajian untuk relaksasi kegiatan ekonomi. Masalah pendidikan akan dibicarakan aturannya pada saat tahun ajaran baru," ungkap Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Rabu (27/5/2020).

AYO BACA : Belum Tentu Akhir Mei, Pemkot Bandung Masih Kaji Pembukaan 22 Mall

Dia mengatakan, kalaupun relaksasi dilakukan di berbagai bidang terutama ekonomi, tingkat kenormalannya belum akan mencapai 100%. Mobilitas masyarakat masih akan dibatasi hingga setidaknya berada di kisaran 60%.

"Tidak akan berjalan dalam situasi 100%, masih 60%. Saya juga punya keyakinan tahun ini dan tahun depan penggunaan standar kesehatan akan tetap diberlakukan," ungkapnya.

Dia mengatakan, meskipun kegiatan ekonomi akan direlaksasi, namun fokus prioritas masih berada di dimensi kesehatan. Sejauh ini, kurva kenaikan angka positif Covid-19 masih terus naik.

AYO BACA : 41 ASN Bandung Bolos Kerja Kerja Usai Lebaran

"Di Bandung kurva masih naik, tapi kenaikannya landai. Dalam dua hari ini tidak ada lonjakan kasus. Meskipun memang belum menunjukan penurunan. Bahasa-nya terkendali lah," ungkapnya.

Ema menyebutkan, pihaknya akan mengikuti keputusan provinsi apabila mekanisme new normal akan segera diterapkan. Sejauh ini pedomannya masih dipelajari.

"Pedoman masih dipelajari dan disikapi. Yang jelas data hari ini menunjukan pengendalian virus di Bandung sudah cukup baik," ungkapnya.

"Kalau saya sih belum dengar (imbauan new normal dari Ridwan Kamil). ya. Tentunya apapun yang digariskan pimpinan, akan kita amankan dan selaraskan," paparnya. 

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/19NrQtXUYSo" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Bekasi Siap Buka Mal, Bagaimana dengan Bandung?

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers