web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Taman Safari Puncak Siap Dibuka, Kendaraan yang Masuk Akan Dicuci

Kamis, 28 Mei 2020 09:12 WIB

Pengunjung memberi makan satwa di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor. (Suara.com/Oke Atmaja)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Direktur Taman Safari (TSI) Jansen Manansang mengaku siap membuka kembali TSI yang berlokasi di Puncak Cisarua Kabupaten Bogor. Namun ia masih menunggu keputusan pemerintah setempat.

"Kita menunggu dari pemerintah, kami dengar Pemerintah Bogor Juni ini sudah mulai melonggarkan, tentu kita akan ikuti protokol kesehatan dari pemerintah," ujarnya, Kamis (28/5/2020).

Meski begitu, Jansen mengaku belum tahu pasti kapan Pemerintah Kabupaten Bogor akan mencabut penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

AYO BACA : Taman Safari Puncak Bogor Ditutup Sementara

Tapi, ia sudah menyiapkan sejumlah program, ketika TSI dibolehkan menerima pengunjung pada masa pandemi Covid-19.

"Kita sudah bikin program, begitu (pengunjung) masuk kita cuci kendaraannya, pakai masker, lalu mereka kan satu mobil satu mobil, bisa berkeliling tanpa ada gangguan," jelasnya.

Jansen mengakui sulitnya memelihara satwa TSI tanpa mendapatkan pemasukan dari tiket pengunjung. Menurutnya, dalam sehari ia perlu menyiapkan dana sekitar Rp 50 juta untuk membeli pakan berupa daging sebanyak 700 kilogram dan berbagai macam sayuran.

AYO BACA : Taman Safari Indonesia Dukung Sistem Kanalisasi 2-1 di Jalur Puncak

Ia menegaskan sejak tutupnya TSI pada awal mula penerapan PSBB, pihaknya tetap menjalankan kewajibannya dalam menyelamatkan dan merawat satwa sesuai kaidah kesejahteraan satwa.

Terbukti, satwa-satwa tersebut tetap berkembang biak meski di tengah pandemi Covid-19. Seperti seekor gajah yang belum genap sebulan melahirkan anak yang diberi nama Covid.

Selain Covid, TSI mencatat ada sejumlah satwa yang lahir saat pandemi, yaitu 12 ekor komodo, satu ekor burung kasturi raja, dua ekor zebra, serta dua ekor genu.

"Kami untuk membantu pemerintah, karena kita betul-betul merawat satwa ini bertanggung jawab pada kelestarian alam di Indonesia," kata Jansen.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/19NrQtXUYSo" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Bayi Gajah Lahir di Taman Safari Bogor, Diberi Nama Covid

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers