web analytics
  

Bandung Barat Susun Panduan New Normal

Rabu, 27 Mei 2020 22:01 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Bandung, Bandung Barat Susun Panduan New Normal, New Normal, Bandung Barat, Pemkab Bandung Barat, KBB,

Ilustrasi -- New Normal. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Langkah Pemerintah Provinsi Jabar menerapkan tatanan normal baru (new normal) di seluruh kota/kabupaten di Jabar pada 1 Juni 2020 langsung direspons Pemkab Bandung Barat.

Ini dikarenakan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi salah satu daerah zona biru berdasarkan hasil evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jabar.

Ketua pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penangananan COVID-19 Bandung Barat, Asep Sodikin mengaku sedang menyusun SOP pada masa new normal di tengah pandemi COVID-19.

AYO BACA : 7 Provinsi dan 25 Daerah Terapkan New Normal 4 Juni, Ini Daftarnya

"Kami sudah rapatkan hal ini. Tim di gugus tugas sedang bekerja untuk menyiapkan panduan dan protokol di saat kondisi tersebut," ucapnya, Rabu (27/5/2020).

Dia menjelaskan, panduan new normal tetap mengadopsi ketentuan dan arahan dari pusat dan provinsi soal lima fase tahapan. Secara umum tidak akan berbeda jauh dengan versi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian hanya dengan ruang lingkup lebih sempit.

Karena itu, akan ada beberapa kebijakan yang lebih spesifik disesuaikan dengan kondisi daerah. "Ada beberapa penambahan lebih detail, misalnya larangan pegawai industri dari zona merah untuk bekerja atau stimulus bagi pelaku usaha kecil dan menengah," kata Sekretaris KBB ini.

AYO BACA : Daerah Bisa Terapkan New Normal Jika Lolos 2 Kriteria Ini

Yang pasti, new normal tetap mensyaratkan kedisplinan masyarakat karena protokol new normal tetap bertujuan menjaga agar virus Corona tidak menyebar.

"Pastinya ada pelonggaran PSBB di masa new normal. Tapi kami akan tetap fokuskan pembatasan di beberapa tempat yang dianggap rawan," tuturnya.

Sebagaimana diketahui skenario new normal Pemprov Jawa Barat akan melibatkan personel TNI-Polri. Aparat keamanan ini dikerahkan di titik-titik tertentu untuk mengawasi kedisiplinan warga.

Di wilayah Jawa Barat sendiri, angka reproduksi COVID-19 per hari ini berada di angka 1,09. Standar World Health Organization (WHO) menempatkan angka 1,09 kemampuan untuk mengendalikan wabah COVID-19.

AYO BACA : Ridwan Kamil Sebut Fase New Normal di Jabar Dimulai Senin

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers