web analytics
  

Sempat Dilapisi Es, Begini Penampakan Gunung Pelangi di Peru

Rabu, 27 Mei 2020 16:18 WIB
Gaya Hidup - Wisata, Sempat Dilapisi Es, Begini Penampakan Gunung Pelangi di Peru, Dilapisi, gunung Es, Penampakan, Gunung Pelangi, Peru, gunung unik di dunia,

Gunung pelangi Peru. (Instagram/@malishalicious)

Gunung Pelangi yang ada di Peru ini sempat dilapisi es. Gunung ini bisa jadi referensi untuk kamu yang punya hobi naik gunung.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Gunung Pelangi di Peru punya pemandangan yang unik dan jalur yang sedikit ekstrem.

Jika biasanya bukit atau pegunungan warnanya cokelat atau abu-abu, Gunung Pelangi yang ada di Peru ini punya warna-warna yang cantik di setiap lapisan tanahnya.

Hal itu menjadi salah satu daya tarik wisatawan mancanegara berbondong-bondong datang ke Gunung Pelangi.

Bukan tanpa alasan Gunung Pelangi di Peru ini punya warna yang berbeda di setiap lapisan tanahnya. Fenomena alam ini terjadi karena dulunya di Gunung Pelangi terdapat lapisan es yang melapisi wilayah tersebut.

Karena perubahan suhu dan cuaca yang ekstrem, es tersebut perlahan meleleh dan bercampur dengan kandungan mineral yang ada pada gunung.

Terletak di pegunungan Andes, provinsi Cusco, Peru, gunung ini memiliki tinggi kurang lebih 5000 meter.

Untuk yang tertarik mencoba melakukan kegiatan mendaki di gunung ini, kalian bisa naik pesawat terlebih dahulu ke ibu kota Peru, Lima. Setelah tiba di Lima, kalian bisa melanjutkan perjalanan darat ke provinsi Cusco dengan bus selama kurang lebih 3 jam perjalanan.

Sesampainya di lokasi, kalian masih harus mendaki beberapa mil untuk mencapai lokasi terbaik dari Gunung Pelangi ini. Untuk pengalaman yang terbaik cobalah cek ramalan cuaca terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan ke Gunung Pelangi.

Meskipun memakan waktu cukup lama, dijamin lelah kalian terbayarkan dengan pemandangan indah dari warna-warni Gunung Pelangi di Peru ini.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers