web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Kelompok Orang yang Tak Dianjurkan Pakai Masker

Rabu, 27 Mei 2020 13:06 WIB

Ilustrasi -- Warga membeli masker kain di Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Jumat (10/4/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Mengenakan masker kini jadi salah satu hal yang terus dianjurkan guna mencegah penyebaran virus corona. Namun ternyata, ada beberapa kelompok orang yang tidak dianjurkan mengenakan masker meskipun sedang berada di tengah pandemi.

Dikutip dari Medical Daily, menurut CDC Amerika Serikat, mereka yang tidak dianjurkan pakai masker adalah anak-anak yang berada di bawah usia 2 tahun.

"Penggunaan masker kain tidak dianjurkan untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun, orang yang mengalami masalah pernapasan atau tidak sadarkan diri, serta mereka yang tidak mampu atau tidak dapat melepaskan masker tanpa bantuan," tulis CDC dalam situs mereka.

AYO BACA : Cara Memperkuat Paru-Paru di Tengah Pandemi Corona

Beberapa otoritas penerbangan belum menentukan aturan bagi balita dan bayi yang bepergian menggunakan pesawat untuk tidak mengenakan masker.

Namun, sejumlah maskapai penerbangan telah menetapkan anak-anak sebaiknya tidak mengenakan masker kapanpun mereka terbang menggunakan maskapai mereka.

Sementara bagi semua orang yang tidak termasuk daftar tersebut, sangat penting untuk tetap mengenakan masker dan mempraktikkan social distancing.

AYO BACA : Lebih Aman Mana untuk Cegah Corona, Masker Kain atau Face Shield?

Anjuran mengenakan masker ditetapkan saat diketahui bahwa virus corona dapat menyebar antar manusia melalui droplet udara yang masuk ke dalam sistem pernapasan kita.

Sehingga, menutupi mulut dan hidung kita menggunakan masker dapat membantu mencegah kita menularkan dan tertular virus corona.

Beberapa studi dan riset juga telah mengungkapkan pentingnya mengenakan masker dalam hal ini. Seperti studi terbaru dari Hong Kong, yang menyebutkan mengenakan masker bedah dapat menurunkan penularan Covid-19 non-kontak sebanyak 75 persen, angka yang cukup tinggi.

"Benar-benar penting, kita memiliki bukti ilmiah akan seberapa pentingnya mengenakan masker untuk mencegah droplet tersebut sampai pada orang lain," kata Dr Deborah Birx, Koordinator Satgas Virus Corona Gedung Putih AS.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/19NrQtXUYSo" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Perhatikan 5 Hal Ini saat Membeli Masker untuk Cegah Corona

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers