web analytics
  

Jokowi Minta Jajarannya Kendalikan Arus Balik, Agar Virus tak Bolak Balik

Rabu, 27 Mei 2020 12:51 WIB
Umum - Nasional, Jokowi Minta Jajarannya Kendalikan Arus Balik, Agar Virus tak Bolak Balik, corona, pandemi covid-19, arus balik, mudik lebaran, jokowi

Presiden Joko Widodo (Setkab)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti jajarannya untuk mengendalikan arus balik setelah Lebaran. Ia menyampaikan, arus balik perlu diwaspadai agar tidak muncul gelombang kedua penularan Covid-19 di DKI Jakarta dan daerah penyangga.

"Berkaitan pengendalian arus balik. Ini penting untuk kita kendalikan agar tidak terjadi sirkulasi bolak balik dalam penyebaran virus yang berpotensi untuk memunculkan gelombang yang kedua," ujar Jokowi dalam pembukaan rapat terbatas, Rabu (27/5). 

AYO BACA : Jokowi: Saya Berharap Kasus Covid-19 Makin Turun

Jokowi mengungkapkan, tren untuk R0 dan Rt (R0 terhadap waktu tertentu) untuk wilayah Jabodetabek sudah di bawah angka 1. Dalam kajian epidemiologi, R0 memberikan interpretasi mengenai seberapa parah proses penularan suatu penyakit.

Bila R0 di atas angka 1, maka infection rate-nya masih tinggi. Bila R0 kurang dari 1, maka infection rate-nya terbilang rendah. "Sehingga ini perlu kita tekan agar lebih menurun lagi," ujar Jokowi.

AYO BACA : Bekasi Jadi Contoh Penerapan New Normal, Jokowi Tinjau Summarecon

Pemerintah memang diminta lebih serius dalam mencegah terjadinya lonjakan arus balik Lebaran. Alasannya, arus balik justru menambah risiko penularan Covid-19 kembali melonjak setelah sempat menurun.

Pengamat transportasi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno mengingatkan pemerintah agar membendung pemudik yang kembali lagi ke Jakarta melalui jalan raya, seperti jalan tol dan jalan nasional. Kewaspadaan ini untuk mengakhiri pandemi Covid-19.

Selain jalan raya, pembendungan pemudik dan perantau yang akan masuk kembali ke Jakarta juga lebih mudah dilakukan di simpul-simpul transportasi lainnya seperti bandara, terminal bus, stasiun kereta dan pelabuhan.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/19NrQtXUYSo" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Jokowi Ungkap New Normal Diterapkan Jika Kurva Turun

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers