web analytics
  

Gelombang Tinggi hingga 6 Meter Intai Laut Selatan Jawa

Rabu, 27 Mei 2020 09:39 WIB
Umum - Nasional, Gelombang Tinggi hingga 6 Meter Intai Laut Selatan Jawa, BMKG, Cuaca ekstrem, gelombang tinggi, perairan indonesia, Laut Selatan Jawa

Ilustrasi perairan Laut Selatan Jawa. (dok. Ayobandung.com)

CILACAP, AYOBANDUNG.COM -- Gelombang tinggi hingga 6 meter berpotensi terjadi di laut selatan Jawa seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Hal ini diungkap analis cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan.

AYO BACA : Suara Dentuman Misterius Terdengar di Bandung, Ini Tanggapan BMKG

"Tinggi gelombang wilayah perairan selatan maupun Samudra Hindia selatan Yogyakarta hingga Jabar diprakirakan berkisar 4 sampai enam 6 atau sangat tinggi," kata Rendi, Rabu (27/5/2020).

AYO BACA : BMKG Ungkap Potensi Tsunami Non-Tektonik di Indonesia

Tinggi gelombang di wilayah perairan tersebut, menurut dia, dipengaruhi oleh pola sirkulasi di Samudra Hindia barat Sumatera serta pola angin di belahan bumi selatan yang bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 3 sampai 20 knot.

BMKG sudah menyampaikan peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi di perairan selatan Yogyakarta hingga Jawa Barat maupun Samudra Hindia selatan Yogyakarta hingga Jawa Barat hingga 28 Mei 2020 kepada pemangku kepentingan terkait.

"Kami imbau warga yang bermukim di sepanjang pesisir selatan untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir rob karena selain gelombang tinggi sekarang juga sedang terjadi pasang yang tinggi," katanya.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/Z5tkMXCcoI8" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Waktu Terbaik untuk Berjemur Sesuai Rekomendasi BMKG

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers