web analytics
  

Lebih Aman Mana untuk Cegah Corona, Masker Kain atau Face Shield?

Selasa, 26 Mei 2020 15:43 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Lebih Aman Mana untuk Cegah Corona, Masker Kain atau Face Shield?, Lebih, Aman, Masker Kain, Face Shield,

Relawan yang tergabung dalam Life Shield menyelesaikan pembuatan alat pelindung wajah (face shield) bagi tenaga medis, di salah satu rumah produksi, Jalan Sunda, Kota Bandung, Selasa (7/4/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Masker kain maupun face shield bisa meminimalisasi transmisi air liur yang membuat seseorang tertular virus corona. Lantas, dari keduanya, mana yang lebih baik menurut ahli?

Dilansir dari The Citizen, Dr Angelique Coetzee, ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan (SAMA) mengatakan, dia akan merekomendasikan face shield karena virus akan kesulitan menular dari bagian bawah masker.

AYO BACA: Virus Corona Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Kemasan, Benarkah?

AYO BACA: Tangkal Covid-19 dengan Mengonsumsi Ubi Ungu

AYO BACA: 8 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Saat Keluar Rumah

Meski begitu, dia menekankan, tidak ada masker atau face shiled yang akan melindungi 100% corona.

"Masker atau face shiled hanya menurunkan risiko penularan. Tapi mengenakan face shiled plastik akan mengurangi potensi Anda menyentuh wajah” kata Coetzee.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di Journal of American Medical Association, pakar Universitas Iowa Dr Eli Perencevich dari departemen kedokteran juga menganjurkan penggunaan face shield.

"Penggunaan masker kain memberikan filtrasi partikel aerosol seukuran virus, tetapi Perencevich mengatakan face shiled dapat memberikan efek yang lebih baik," kata Perencevich.

AYO BACA: Cara Buat Masker Anticorona Murah dan Ramah Lingkungan

AYO BACA: Bacaan Qunut Nazilah, Doa Menangkal Malapetaka

AYO BACA: Ini Bentuk Virus Corona Jika Diperbesar 2.600 Kali?

"Agar efektif mengendalikan penyebaran virus, gunakan face shield yang menutup hingga ke bawah dagu, menutupi telinga, dan tidak boleh ada celah antara dahi, dan topi face shield," tuturnya.

Selain itu, face shield dapat digunakan kembali dengan membersihkannya dengan sabun dan air atau disinfektan biasa.

Face shield juga dianggap lebih nyaman dipakai daripada masker dan membuat orang tidak mudah menyentuh wajah mereka sendiri.

AYO BACA: 5 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 yang Keliru

AYO BACA: 5 Langkah Mencegah Virus Corona di Rumah

AYO BACA: Cara Salam Alternatif untuk Cegah Corona Sesuai Anjuran WHO

Menurut tim Iowa, studi skala besar belum dilakukan tetapi dalam studi simulasi, face shield terbukti mengurangi paparan virus langsung sebesar 96%.

Ketika studi ini diulang pada jarak fisik 1,8 meter, face shield mengurangi virus yang dihirup sebesar 92%.

Perencevich mengakui bahwa belum ada penelitian yang dilakukan untuk melihat seberapa baik face shield membantu mencegah partikel virus. Namun mereka menekankan bahwa face shield hanya  upaya pengendalian infeksi.

AYO BACA: Lebih Baik Mana, Cuci Tangan dengan Air atau Hand Sanitizer?

AYO BACA: Berkumur dengan Air Garam dan Cuka Bisa Bunuh Corona Covid-19?

AYO BACA: Ini Saran Dokter Jika Ada Tamu Saat Pandemi Corona Covid-19

"Tidak akan pernah ada intervensi apapun bahkan vaksin, yang dapat menjamin keefektifan 100% terhadap virus corona," kata para peneliti.

Tujuan dari masker atau face shield adalah untuk membantu mengurangi penularan Covid-19 dengan bertindak membendung tetesan pernapasan yang berasal dari hidung dan mulut.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers