web analytics
  

Penelitian Ini Sebut Daging Ayam Tingkatkan Kolesterol

Selasa, 26 Mei 2020 13:15 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Penelitian Ini Sebut Daging Ayam Tingkatkan Kolesterol, Daging Ayam, Kolesterol, tips kesehatan,

[Ilustrasi] Opor ayam saat Lebaran. (Pixabay/polymanu)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Selama ini banyak orang memahami bahwa daging unggas lebih baik dari daging merah, terutama kaitannya dengan kadar kolesterol dalam darah.

Nyatanya, daging merah maupun daging ayam memiliki efek yang sama pada kadar kolesterol dalam tubuh. Studi oleh American Journal of Clinical Nutrition dilansir oleh NBC News, menemukan konsumsi daging merah dan unggas bisa meningkatkan kadar kolesterol bila dibandingkan dengan protein nabati.

AYO BACA: Ingin Diet Tapi Tetap Makan, Coba Konsumsi 5 Makanan Alami Ini

AYO BACA: Alami Body Shaming, Shindong Super Junior Turunkan Berat Badan 17 Kg

AYO BACA: Cara Jaga Berat Badan Tanpa Diet

Hal itu karena kadar kolesterol yang tinggi berkaitan dengan banyaknya lemak jenuh dalam makanan, bukan sumber proteinnya.

"Ketika berbicara soal kolesterol, lemak jenuh memang lebih banyak ditemukan pada daging merah daripada daging unggas," kata Elizabeth Kitchin, asisten profesor ilmu gizi di University of Alabama di Birmingham.

Namun, tak disangka bahwa daging ayam memiliki efek yang sama besarnya pada kolesterol, sama seperti daging merah.

"Saya terkejut bahwa efek daging ayam pada kadar kolesterol sama besarnya dengan daging merah," kata Dr Ronald Krauss, direktur penelitian aterosklerosis di Children's Hospital, Oakland Research Institute.

AYO BACA: Diet Air Putih Buruk untuk Tubuh, Ini Penjelasannya

AYO BACA: Manfaat Lemon, Menyerap Zat Besi Hingga Lawan Asma

AYO BACA: Amankah Diet IU yang Merupakan Jenis Diet K-Pop?

Dalam studi tersebut, peneliti melibatkan 113 orang dewasa yang diminta menjalani 3 pola diet selama 3 bulan, yakni pola diet kaya daging sapi tanpa lemak, daging ayam tanpa lemak dan protein nabati.

Setiap bulannya, peserta diminta menjalani pola diet yang berbeda. Dengan begitu, semua peserta merasakan ketiga pola diet yang disarankan oleh peneliti.

Namun, setengah peserta menjalani pola diet yang terlepas dari sumber protein dan tinggi lemak jenuh. Separuh lainnya mengonsumsi makanan rendah lemak jenuh.

Setiap bulannya, peneliti selalu mengukur kadar kolesterol LDL atau kadar kolesterol jahat pada setiap peserta.

Hasilnya, kadar kolesterol yang tinggi berasal dari protein hewani, baik dari daging unggas maupun daging merah.

AYO BACA: 4 Manfaat Beras Merah untuk Diet

AYO BACA: Tips Menurunkan Berat Badan saat Menyusui

AYO BACA: Cara Menghilangkan Lemak Perut dalam 4 Minggu

Para peneliti mengatakan bahwa temuan ini mungkin tidak berpengaruh pada orang yang tidak berisiko tinggi terkena penyakit jantung.

Namun, peneliti menyarankan orang-orang yang ingin menurunkan kadar kolesterol LDL untuk menghindari daging unggas maupun daging merah.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers