web analytics
  

Bisnis Hotel di Cianjur Hancur, Okupansi Lebaran Hanya 3%

Senin, 25 Mei 2020 17:46 WIB Muhammad Ikhsan

Hotel Bydiel, salah satu yang terkena dampak pandemi Covid 19 dan PSBB di Cianjur. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Bisnis perhotelan di Kabupaten Cianjur diambang kehancuran. Pada saat libur lebaran tingkat hunian hotel di Cianjur rata-rata hanya 3%.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur Nano Indrajaya membenarkan kondisi bisnis hotel di Cianjur pada saat pandemi Covid-19 dan adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) lanjutan, menyebabkan tingkat hunian hotel pada saat libur lebaran rata-rata hanya 3%.

AYO BACA : Pastikan PSBB Efektif, Satpol PP Cianjur Tetap Bekerja Saat Lebaran

“Sederhana sekali menyimpulkan kondisi hotel saat ini, sudah tidak ada lagi bisnis hotel dan diambang kehancuran kalau disaat libur lebaran saja tingkat hunian hanya 3 persen,” ujar Nano Indrajaya pada Ayobandung.com saat dihubungi melalui telepon, Senin (25/5/2020).

Berdasarkan laporan dari beberapa hotel, ungkap Nano Indrajaya, sekelas hotel bintang lima Sahid Le Eminem saja dari 379 kamar, terisi hanya 12 kamar. Begitu pula dengan Hotel Bydiel dari 62 kamar hanya terisi 12 kamar.

AYO BACA : Pertokoan di Cianjur Ditutup Mulai 26 Mei

“Kalau dirata-rata kan tingkat hunian berdasarkan laporan dari setiap hotel, sekitar 3% di saat libur lebaran. Sangat jauh dibandingkan tahun lalu yang mencapai 79% selama lebaran,” keluhnya.

Nano Indrajaya tidak menyalahkan siapapun dengan kondisi bisnis hotel seperti ini, tapi mencoba menganalisanya. Tentu saja alasan pertama karena adanya pandemi Covid-19, kedua banyak yang hendak berwisata maupun menginap di hotel di Cianjur saat libur lebaran, namun dikembalikan lagi karena adanya PSBB lanjutan.

“Meski dalam kondisi seperti pandemi Covid-19, saya kira roda perekonomian harus tetap bejalan, seperti halnya bisnis hotel di Kabuoaten Cianjur harus tetap berjalan,” katanya.

AYO BACA : Sehat Usai Lebaran, Begini Tip dari Pakar Gizi

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel lainnya

dewanpers