web analytics
  

Ini Alasan Mafia Pajak Gayus Tambunan Diberi Remisi Lebaran

Senin, 25 Mei 2020 13:31 WIB
Umum - Nasional, Ini Alasan Mafia Pajak Gayus Tambunan Diberi Remisi Lebaran, Ramadan, Lebaran, Idulfitri, remisi lebaran, gayus tambunan, abu bakar baasyir

Mafia pajak Gayus Tambunan. (Suara.com/Ist)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum HAM RI memberikan remisi selama 2 bulan terhadap narapidana mafia pajak Gayus Tambunan.

Gayus hingga kini diketahui mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Gayus mendapatkan remisi khusus dalam perayaan Idulfitri 1441 Hijriah.

"Untuk Gayus Tambunan itu dapat 2 bulan remisi," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Rika dikonfirmasi, Senin (25/5/2020).

Rika menjelaskan, alasan pemberian remisi lantaran Gayus selama mendekam dipenjara berkelakuan baik.

"Alasan remisi yang pasti, berprilaku baik selama menjalani masa hukuman. Tidak melakukan pelanggaran peraturan," ujar Rika.

Menurut Rika, pemberian remisi khusus idulfitri terhadap Gayus sudah sesuai persyaratan. "Sesuai dengan persyaratan administratif maupun substantif mendapakan remisi idulfitri tahun ini," tutup Rika.

Diketahui, Gayus termasuk 588 narapidana di Lapas Khusus Kelas IIA yang mendapatkan remisi di hari pertama Idulfitri 1441 Hijriah.

Gayus mendapatkan hukuman selam 29 tahun penjara dengan berbagai kasus pidana yang telah ia buat, mulai dari kasus mafia pajak, kemudian terbukti menyuap Direktur II Badan Reserse dan Kriminal Komisaris Polisi Arafat Enanie.

Gayus juga terbukti keluyuran meski sudah berstatus terpidana. Hingga akhirnya Ia dipindahkan dari Lapas Sukamiskin ke Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/cizWvSQ9L5k" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers