web analytics
  

Buaya yang Diduga Peliharaan Adolf Hitler Mati di Kebun Binatang

Minggu, 24 Mei 2020 16:06 WIB
Umum - Internasional, Buaya yang Diduga Peliharaan Adolf Hitler Mati di Kebun Binatang, Buaya, Peliharaan, Adolf Hitler, Mati, Kebun Binatang, Moskow,

Seekor aligator yang dikabarkan milik pemimpin Nazi Adolf Hitler ditemukan mati di Kebun Binatang Moskow, Jumat (22/5/2020). (Dok. Moscow Zoo)

Buaya yang diduga peliharaan Adolf Hitler mati di kebun binatang Moskow di usia 84 tahun.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Seekor buaya yang diduga milik pemimpin Nazi Adolf Hitler ditemukan mati di Kebun Binatang Moskow, Rusia, Jumat (22/5/2020).

Menyadur Mirror, reptil itu mati di usia 84 tahun. Usia tua disebut jadi faktor aligator itu mati.

AYO BACA: Arti Minal Aidin Wal Faizin dan Ucapan Selamat Idulfitri yang Benar

AYO BACA: 4 Tempat Sarapan Lontong Kari Enak di Bandung

AYO BACA: Kupat Singkatan ‘Ngaku Lepat’ dan Fakta Unik Ketupat Lainnya

Aligator bernama Saturnus itu tinggal di Moskow sejak 1946. Aligator yang lahir di Misisipi pada 1936 itu dipindahkan dari Kebun Binatang Berlin oleh pasukan Inggris saat perang dunia kedua.

"Kemarin pagi (Jumat), aligator Mississippi kita, Saturnus mati karena usia tua," kata pihak Kebun Binatang, dikutip dari BBC, Minggu (24/5/2020).

"Dia berusia sekitar 84 tahun—usia yang sangat terhormat."

AYO BACA: Wanita Ini Meninggal Setelah Melahirkan, Tapi Menyelamatkan 50 Hidup Orang Lain

AYO BACA: Kenang Kematian Bayinya, Perempuan Ini Sumbang ASI Tolong Bayi Lain

AYO BACA: Nenek 99 Tahun Baru Terima Surat Cinta dari Tunangannya yang Hilang di PD II

Kisah aligator Saturnus memiliki selubung misteri. Sebelum ditemukan pada 1946, Saturnus lebih dulu menghilang saat Berlin dibom pada November 1943.

Dalam periode tiga tahun itu, Saturnus diduga hidup di gorong-gorong dan sudut gelap pembuangan kotoran.

Selain menjadi salah satu aligator tertua, Saturnus merupakan saksi hidup dari berbagai peristiwa sejarah. Selain bom Berlin, dia juga menyaksikan runtuhnya Uni Soviet pada awal 1990-an.

AYO BACA: Update Corona Indonesia dan Dunia saat Hari H Lebaran

AYO BACA: Apa yang Harus Disiapkan di Rumah Kalau Lockdown?

AYO BACA: 5 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Jika Terpaksa Keluar Rumah

"Merupakan kebahagiaan besar bahwa kami masing-masing dapat memandang matanya," kata pengelola Kebun Binatang.

"Dia melihat banyak hal (sejak dulu) saat usia kami masih anak-anak. Semoga kami tidak mengecewakannya."

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/_5jz1TXESqI" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Pangeran Harry Menyesal Soal Wawancara Oprah

Internasional Rabu, 14 April 2021 | 17:24 WIB

Pangeran Harry dan Meghan Markle menyesali wawancaranya bersama Oprah Winfrey ditayangkan di waktu yang tidak tepat. Ked...

Umum - Internasional, Pangeran Harry Menyesal Soal Wawancara Oprah, Pangeran Harry,Meghan Markle,Oprah Winfrey,Wawancara Pangeran Harry,wawancara Meghan Markle

Ponsel Vivo Meledak dan Terbakar di Bandara Hong Kong

Internasional Rabu, 14 April 2021 | 12:25 WIB

Hong Kong Airlines telah menghentikan semua pengiriman ponsel Vivo. Tindakan itu diambil setelah satu kiriman maskapai y...

Umum - Internasional, Ponsel Vivo Meledak dan Terbakar di Bandara Hong Kong, Vivo,Ponsel Vivo meledak,HP Vivo meledak,HP Vivo meledak di Hong Kong,HP Vivo Hong Kong,HP Vivo terbakar

Pejabat Cina Bantah Ragukan Keampuhan Vaksin Buatan Sendiri

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 13:52 WIB

Untuk pertama kalinya pejabat tinggi Cina mengakui rendahnya keampuhan vaksin corona buatan dalam negeri.

Umum - Internasional, Pejabat Cina Bantah Ragukan Keampuhan Vaksin Buatan Sendiri, vaksin Cina,Efikasi vaksin Covid-19,Gao Fu,sinovac,Sinopharm,CanSino,vaksin Covid-19 Cina kurang ampuh,pejabat Cina vaksin Covid-19,Vaksin Covid-19

Kisah dan Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 13:36 WIB

Pemuda itu mengakui, sebelum berada di Brunei, persepsinya mengenai Islam adalah buruk, terutama terkait teroris ISIS.

Umum - Internasional, Kisah dan Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam, Kisah Pemuda Ateis Masuk Islam,Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam,Pemuda ateis terbuka soal Islam, Mualaf,pengalaman spiritual,tujuan hidup,masuk Islam,orang Jepang yang masuk Islam,Muslim di Jepang

Tulisan Anti-Muslim di Masjid Menuai Kecaman dari Menteri Prancis

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 09:40 WIB

Grafiti itu bertuliskan kata-kata hinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad.

Umum - Internasional, Tulisan Anti-Muslim di Masjid Menuai Kecaman dari Menteri Prancis, Tulisan Anti-Muslim,Menteri Prancis,Nabi Muhammad SAW,hinaan terhadap Islam,Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin,Islam-fobia

India Jadi Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19, Siapa yang Pertama?

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 09:16 WIB

Pada Senin (12 April 2021) India telah mengonfirmasi rekor kasus baru Covid-19 dengan hampir 169 ribu kasus dalam sehari...

Umum - Internasional, India Jadi Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19, Siapa yang Pertama?, Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19,negara paling terdampak Covid-19,India,Brasil,Pandemi Covid-19,COVID-19

Cina Bikin Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Buruk?

Internasional Senin, 12 April 2021 | 15:35 WIB

Antony Blinken menilai kegagalan Cina bertanggung jawab atas pandemi Covid-19 yang lebih buruk daripada yang seharusnya.

Umum - Internasional, Cina Bikin Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Buruk?, Cina,Pandemi Covid-19,Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken,Amerika Serikat,Asal-usul Virus Corona

Tidak Ada Upacara Kenegaraan untuk Pangeran Philip, Ini Alasannya

Internasional Sabtu, 10 April 2021 | 07:42 WIB

Mendiang suami Ratu Inggris Elizabeth, Pangeran Philip, tidak akan dimakamkan dengan upacara kenegaraan karena pembatasa...

Umum - Internasional, Tidak Ada Upacara Kenegaraan untuk Pangeran Philip, Ini Alasannya, Pangeran Philip,Pangeran Philip meninggal,Ratu Inggris Elizabeth,Ratu Elizabeth II,Upacara Kenegaraan,Upacara Pemakaman Pangeran Philip,Kerajaan Inggris

artikel terkait

dewanpers