web analytics
  

Anak Hary Tanoe Usia 19 Tahun Tebus Motor Jokowi

Jumat, 22 Mei 2020 15:55 WIB
Umum - Nasional, Anak Hary Tanoe Usia 19 Tahun Tebus Motor Jokowi, Anak, Hary Tanoe, Usia 19, Tahun, Tebus, Lelang, Motor, Jokowi,

Setelah gagal ditebus oleh Muhammad Nuh yang menjadi pemenang pertama acara lelang, kini sepeda motor listrik Gesits bertanda tangan Presiden Joko Widodo jatuh kepada penawar kedua, yakni Warren Tanoesoedibjo. (Suara.com/Novian Ardiansyah)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Setelah gagal ditebus Muhammad Nuh yang menjadi pemenang pertama acara lelang, sepeda motor listrik Gesits bertanda tangan Presiden Joko Widodo jatuh kepada penawar kedua, yakni putra Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Warren Tanoesoedibjo.

Olivia Zalianty, penggagas konser dan lelang amal tersebut menjelaskan, sempat menghubungi M Nuh sehari setelah acara, Senin (18/5/2020).

Namun, nomor telepon warga Jambi yang ternyata buruh harian lepas tersebut tidak bisa dihubungi. Maka, kata dia, panitia lelang berinisiatif mengalihkan pemenang motor keoada penawar kedua tertitinggi sebelum Nuh, yaitu Warren.

"Dan kemudian saya menghubungi pemenang yang ikut lelang pada saat itu Pak Warren Tanoe. Tapi ternyata belum bapak-bapak, usianya masih sangat muda, masih 19 tahun. Dan beliau menyatakan ingin sekali membeli motor bertanda tangan bapak presiden," kata Olivia dalam siaran pers di YouTube BNPB Indonesia, Jumat (22/5/2020).

Olivia melanjutkan, melalui sambungan telepon, Warren yang kadung minat dengan motor listri Jokowi tersebut menyanggupi untuk menebus motor senilai Rp2,55 miliar sebagaimana hasil penawaran M Nuh.

"Dan beliau siap membeli dengan harga yang sama dengan harga yang ditentukan dengan pemenang lelang kemarin," kata Olivia.

Sementara itu, mewakili putranya, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, sebelum berpartisipasi dalam acara lelang, Warren sudah terlebih dahulu meminta izin Hary menggunakan tabungannya saat ikut proses lelang.

AYO BACA : Heboh Lelang Keperawanan Rp 2 Miliar, Sarah Salsabila Minta Maaf dan Ngaku Khilaf

"Dia waktu itu minta izin kalau dari tabungannya bisa tidak dipakai untuk menyumbang. Ya silakan saja kalau kamu memang tergerak untuk itu. Di samping itu Warren ini pengagum Pak Jokowi sekali," kata Hary mewakili anaknya.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, sepeda motor listrik milik Presiden Joko Widodo telah dilelang kembali dan pemenangnya akan diumumkan pada Jumat (22/5/2020) siang ini.

Menurut dia, lelang tersebut dilakukan lagi setelah pemenang lelang sebelumnya, M Nuh mengundurkan diri.

"Bahkan ada yang 'ngebit' di batas Rp2,55 miliar setelah mendengar M Nuh yang mengaku pengusaha asal Jambi itu mundur," kata Bamsoet kepada para wartawan.

Dia mengaku banyak pengusaha yang menghubunginya mengajukan penawaran untuk memiliki motor listrik yang telah ditandatangani Presiden Jokowi tersebut.

Menurut dia, peminat motor listrik Gesits milik Jokowi itu sangat banyak dan mereka sangat ingin memiliki motor yang telah ditandatangani Presiden tersebut.

"Mereka ingin memiliki motor dengan tanda tangan presiden yang akan menjadi kenangan dan koleksi seumur hidupnya," ujarnya.

AYO BACA : Waduh! Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Ditangkap Polisi

Dia mengatakan, pemenang lelang dengan harga tertinggi akan diumumkan pada Jumat pukul 14.00 WIB.

Menurut dia, sebenarnya pemenang lelang akan diumumkan pada Kamis (21/5/2020) namun dibatalkan karena hari besar keagamaan.

"Seharusnya kemarin (Kamis, 21/5) alan kami umumkan namun terbentur hari besar (keagamaan)," katanya.

Sebelumnya, dalam konser amal virtual bertajuk "Berbagi Kasih Bersama Bimbo" pada Minggu (17/5/2020) digelar lelang motor listrik merk Gesits yang ditandatangani Presiden Joko Widodo.

Dalam lelang tersebut, motor listrik Presiden Jokowi mampu terjual dengan harga Rp2,550 miliar yang dimenangkan M Nuh yang mengaku sebagai seorang pengusaha dari Kampung Manggis, Jambi.

M Nuh mengalahkan Gabriele Mowengkang, pengusaha Manado, yang mengajukan penawaran Rp2,5 miliar, Maruarar Sirait Rp2,2 miliar dan Warren Tanoe Soedibyo Rp1,550 miliar.

Dalam perkembangannya, diberitakan bahwa M Nuh diduga bukan seorang pengusaha namun merupakan buruh harian lepas yang tinggal di Jambi.

M Nuh juga sempat diminta keterangan oleh Polda Jambi terkait persoalan tersebut.

Bamsoet mengatakan terkait pemeriksaan M Nuh oleh Polda Jambi, dirinya sudah mohon untuk dilepaskan.

Menurut dia, pihaknya merasa tidak ada masalah dan tidak ada pihak yang dirugikan.

AYO BACA : Pemenang Lelang Motor Jokowi Menyangka Dapat Hadiah Rp2,5 Miliar

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers