web analytics
  

Buntut Prank Lelang Motor, Ketua MPR Tak Enak Hati ke Jokowi

Jumat, 22 Mei 2020 15:32 WIB
Umum - Nasional, Buntut Prank Lelang Motor, Ketua MPR Tak Enak Hati ke Jokowi, Buntut, Prank Lelang Motor, lelang motor jokowi, Ketua MPR, Tak Enak Hati, Jokowi, bamsoet,

Motor Gesits yang ditumpangi Ketua MPR Bambang Soesatyo. (MPR)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ketua MPR Bambang Soesatyo merasa tidak enak hati kepada Presiden Joko Widodo terkait prank dari Muhammad Nuh, pemenang lelang motor listrik yang belakangan tak melunasi pembayaran.

Hal itu disampaikan Bamsoet dalam konferensi pers menjawab perkembangan dan isu terkait pelaksanaan konset amal "Berbagi Kasih dengan Bimbo" pada Minggu (17/5/2020).

"Karena hari-hari ini pasca konser sungguh luar biasa ramainya baik dunia maya maupun di dunia nyata sampai-ampai isu yang berkembang ini tampak liar, sehingga pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan. Jujur saja, saya sampai tidak enak hati dengan Pak Presiden dengan Setneg karena sebenarnya beliau tidak tahu apa apa," kata Bamsoet dalam siaran pers yang tayang di YouTube BNPB Indonesia, Jumat (22/5/2020).

Bamsoet menjelaskan, Jokowi hanya ingin berniat baik membantu penggalangan dana dalam konser amal tersebut dengan ikut melelangkam motor listrik.

AYO BACA : Pemenang Lelang Motor Jokowi Menyangka Dapat Hadiah Rp2,5 Miliar

"Beliau (Jokowi) hanya membantu, beliau hanya ingin membantu gagasan para seniman dan para pekerja seni yang sebelumnya datang pada saya," kata Bamsoet.

Kekinian Bamsoet mengatakan, ada penawar baru motor listrik yang sebelumnya dimenangkan oleh Nuh. Bahkan, lanjut Bamsoet, ada penawaran yang melebihi hasil lelang terakhir senilai Rp2,55 miliar.

Adapun siapa pemenang yang berani menawar motor liatrik dengan harga tertinggi itu baru akan diumumkan segera.

"Tunggu saja, akan kami umumkan siang nanti. Harusnya kemarin akan kita umumkan, tapi terbentur hari besar," kata Bamsoet.

AYO BACA : M Nuh Diduga Prank Lelang Motor Jokowi, Ini Komentar Ketua MPR

Muhammad Nuh atau M. Nuh, pria yang sebelumnya memenangkan lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Jokowi seharga Rp2,5 miliar, dikabarkan ditangkap aparat kepolisian.

Informasinya, warga dengan alamat di Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi, Provinsi Jambi itu diamankan pada Kamis (20/5/2020) dini hari.

Masih menurut informasi, M Nuh diduga melakukan penipuan, dan sampai saat ini belum melakukan pembayaran. Informasinya, dia bukan merupakan seorang pengusaha, melainkan hanya buruh harian.

Menanggapi hal ini, Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menegaskan tidak ada penangkapan terhadap M. Nuh

"Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan," kata Firman saat dikonfirmasi metrojambi.com.

Firman mengatakan, Nuh justru datang untuk meminta perlindungan kepada pihak kepolisian.

"Yang bersangkutan (M Nuh) setelah diwawancara tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah. Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan," kata dia.

AYO BACA : Aksi Lelang Keperawanan Bikin Dokter Tirta Ngamuk

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers