web analytics
  

Melandai, Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi hanya Bertambah 3 dalam 3 Hari

Jumat, 22 Mei 2020 12:05 WIB Firda Puri Agustine
Umum - Regional, Melandai, Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi hanya Bertambah 3 dalam 3 Hari, Virus Corona, Status Darurat Corona, Siaga Corona, Covid-19, korban corona, berita bekasi, ayobekasi, bekasi hari ini

Ilustrasi rapid test Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah pusat mengumumkan penambahan kasus positif Covid-19 tertinggi, Kamis (21/5/2020). Ada 973 kasus baru yang terkonfirmasi dari seluruh Indonesia. Lantas bagaimana dengan yang terjadi di Kabupaten Bekasi?

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah mengatakan kasus Covid-19 di wilayahnya mulai landai dan sangat bisa dikendalikan. Sementara tingkat kesembuhan terus mencatatkan penambahan.

AYO BACA : Massa Berkerumun di Pertokoan, Bupati Bekasi Khawatir Ada Klaster Baru Covid-19

“Bisa dilihat grafiknya terlihat stabil. Meski ada penambahan, tapi masih terkendali,” kata dr Alamsyah kepada Ayobekasi.net, Jumat (22/5/2020).

Berdasarkan data yang disajikan situs resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi per 22 Mei 2020 pukul 08.00 WIB, jumlah kasus positif tercatat ada 157 orang. Sebanyak 95 di antaranya telah sembuh, 14 meninggal, 21 sedang dalam perawatan, dan 27 sedang melakukan isolasi mandiri.

AYO BACA : Jelang Idulfitri, Dua Ormas Malah Bentrok di Bekasi

Jika dilihat grafik 3 hari terakhir, penambahan kasus baru hanya 3 orang. Pada 20 Mei 2020 Kabupaten Bekasi mencatatkan angka 154 orang, kemudian pada 21 Mei 2020 sebanyak 155 orang, dan 22 Mei 2020 tercatat 157 orang.

“Tapi, tetap masyarakat tidak boleh lengah. Kami minta untuk terus menjaga protokol kesehatan dan mentaati aturan-aturan yang berlaku selama PSBB berlangsung,” ujar dr Alamsyah.

“Ini untuk kebaikan kita bersama, agar ke depan tidak timbul lagi klaster positif baru,” lanjutnya. 

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/dSj5qikJs_Q" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : PSBB, Emak-emak di Bekasi ke Pasar demi Ketupat Lebaran

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers