web analytics
  

Gejala Corona Covid-19 pada Anak Selain Batuk

Jumat, 22 Mei 2020 11:43 WIB

[Ilustrasi] Anak-anak yang mengalami diare memiliki demam atau riwayat paparan virus corona seharusnya dicurigai mengidap Covid-19. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Gejala virus corona penyebab Covid-19 pada anak sangat beragam, tak cuma ditunjukkan dengan batuk, demikian dilaporkan para peneliti di Cina.

Para peneliti tersebut mengkaji kasus dari 5 anak yang masuk ke rumah sakit dengan gejala gangguan saluran pencernaan. Setelah itu, mereka terdiagnosis pneumonia dan Covid-19.

AYO BACA: Corona Masuk ke Indonesia, Ini Doa Agar Terhindar dari Penyakit Berbahaya

AYO BACA: Padanan Kata Lockdown, Corona, dan Social Distancing dalam Bahasa Indonesia

AYO BACA: Pemuka Agama di Bandung Diduga Tularkan Corona ke 226 Jemaat

Dikutip dari WebMD, anak-anak yang mengalami diare memiliki demam atau riwayat paparan virus corona seharusnya dicurigai mengidap Covid-19.

Hal tersebut disimpulkan oleh peneliti pada studi tersebut. Studi ini dipublikasikan pada tanggal 12 Mei dalam jurnal Frontiers in Pediatrics.

Anak-anak ini membutuhkan perawatan medis pada departemen gawat darurat untuk masalah yang tidak terkait, contohnya, salah satunya memiliki batu ginjal, lainnya mengalami trauma di kepala.

"Semuanya mengalami pneumonia yang dibuktikan melalui CT scan dada sebelum atau segera setelah masuk ke rumah sakit dan kemudian terkonfirmasi terkena Covid-19," ujar peneliti dr Wenbin Li, dari departemen pediatri di Tongji Hospital di Wuhan, Cina.

AYO BACA: Virus Corona Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Kemasan, Benarkah?

AYO BACA: Tangkal Covid-19 dengan Mengonsumsi Ubi Ungu

AYO BACA: 8 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Saat Keluar Rumah

Walau gejala awal mereka tidak terkait, atau gejala Covid-19 mereka awalnya ringan atau tersembunyi sebelum masuk ke rumah sakit, yang lebih penting adalah 4 dari 5 kasus memiliki gejala gangguan saluran pencernaan sebagai manifestasi pertama dari penyakit ini.

Gejala gangguan pencernaan yang dialami oleh sebagian anak dengan Covid-19 mengungkapkan bahwa infeksi bisa terjadi melalui saluran pencernaan, karena tipe reseptor di sel paru yang ditarget oleh virus corona juga ditemukan di usus.

"Kebanyakan anak-anak hanya mengalami Covid-19 yang ringan dan sedikit dari kasus yang parah kerap memiliki masalah kesehatan sebelumnya. Mudah untuk melewatkan diagnosisnya di stadium awal, saat anak-anak tak memiliki gejala pernapasan atau mengalami penyakit lain," kata Li.

Penemuan ini dapat digunakan oleh para dokter untuk mendiagnosis secara cepat dan mengisolasi pasien dengan gejala yang mirip. Kemudian dokter bisa memberikan pengobatan lebih awal dan mengurangi penyebaran virus corona.

AYO BACA: Cara Buat Masker Anticorona Murah dan Ramah Lingkungan

AYO BACA: Bacaan Qunut Nazilah, Doa Menangkal Malapetaka

AYO BACA: Ini Bentuk Virus Corona Jika Diperbesar 2.600 Kali?

Namun, dia memperingatkan bahwa masih butuh banyak studi lain untuk mengonfirmasi penemuan tersebut.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers