web analytics
  

Di Pasar Cirebon Harga Cabai 'Setan' Rp50.000 dan Jengkol Rp60.000

Jumat, 22 Mei 2020 11:26 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Di Pasar Cirebon Harga Cabai 'Setan' Rp50.000 dan Jengkol Rp60.000, Berita Cirebon, Cirebon hari ini, ayocirebon, harga bahan pokok, harga pangan

Cabai rawit 'setan' yang mengalami kenaikan harga jelang Lebaran. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Menjelang Idulfitri, harga sejumlah bahan pangan beringsut naik di sejumlah pasar Kota Cirebon. Kenaikan diprediksi mencapai puncak pada H-1 Lebaran.

Kenaikan di antaranya dialami pada jenis sayuran yang diolah sebagai bumbu, seperti cabai dan bawang. Selain itu, bahan pangan ikonik tanah air seperti jengkol, petai, termasuk kentang pun menjalar naik.

Di kelas percabaian, cabai rawit 'setan' menjadi primadona yang banyak diburu konsumen. Kenaikan harganya pun lebih tinggi ketimbang jenis cabai lain.

"Cabai rawit setan sekarang naik jadi Rp50.000 per kg dari Rp20.000," kata seorang pedagang bumbu di Pasar Perumnas, Kota Cirebon, Aska (31).

Selain cabai rawit 'setan', kata dia, jenis cabai lain saat ini cenderung berharga fluktuatif. Aska menyebut, harga cabai rawit biasa maupun cabai merah berkisar Rp20.000-Rp25.000 per kg. Sementara, harga cabai hijau masih di bawah Rp20.000 per kg.

"Kalau cabai sih umumnya naik turun Rp1.000-Rp2.000 per kilogram. Cuma cabai rawit 'setan' yang harganya naik terus," ujarnya.

AYO BACA : Jelang Idulfitri, Polres Purwakarta Musnahkan Ribuan Miras dan Narkotika

Kelas perbawangan juga mengalami kenaikan. Bawang merah menjadi yang paling mencolok dengan harga Rp60.000 per kg saat ini. "Bawang merah sebelumnya Rp40.000-Rp50.000 per kilogram," ujar Tarjo (36), pedagang bumbu di kios yang sama.

Bawang putih kini dihargai Rp30.000 per kg dari sebelumnya Rp20.000 per kg. Itu untuk jenis bawang putih biasa/lokal. Untuk bawang putih kating yang konon berasa lebih sedap, harganya kini Rp40.000 per kg. Naik dari sebelumnya Rp20.000 per kg.

Dia memperkirakan harga bawang akan terus naik hingga Lebaran nanti, sebelum kemudian mulai turun selepas Lebaran. Tarjo dan Aska mengungkap, sejauh ini stok cabai dan bawang tergolong aman.

Selain kelas percabaian dan perbawangan, kenaikan dialami bahan pangan ikonik berupa jengkol dan petai. Harga jengkol melesat hampir dua kali lipat ketika masa semakin mendekati lebaran.

"Jengkol sekarang Rp60.000 per kg. Sudah naik 5-6 hari ini dari Rp30.000 per kg," tutur pedagang lain, Yoyoh.

jengkol1

AYO BACA : Operasional Pasar Dibatasi, Penjualan Daging Ayam di Cirebon Turun

Jengkol yang mengalami kenaikan harga jelang Lebaran di Pasar Perumnas, Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

Petai kini dihargai Rp10.000 per papan. Harga itu naik dari Rp2.500 per papan pad awal Ramadan. Menurut Yoyoh, harga petai sempat mencapai Rp12.000 per papan.

"H-1 lebaran biasanya pada naik lagi," ujarnya.

Selain jengkol dan petai, bahan pangan lain yang terkerek naik adalah kentang, khususnya yang berukuran besar. Saat ini harganya Rp16.000 per kg dari sebelumnya Rp12.500 per kg.

Kenaikan harga jengkol, petai, maupun kentang, menurutnya turut dipengaruhi peningkatan permintaan. Olahan makanan yang memanfaatkan ketiga bahan pangan itu diperkirakan menjadi salah satu sajian utama masyarakat kala merayakan Lebaran nanti.

"Banyak yang bikin sambal goreng kentang dan hati ayam, biasanya dicampur sama petai. Semur jengkol juga banyak yang mau bikin," bebernya.

Meski menjelang Lebaran permintaan bahan pangan meningkat, secara umum situasi sekarang tak sama dengan tahun lalu. Yoyoh menyebut, penjualannya menurun sekitar 30% pada Ramadan-Lebaran tahun ini akibat Covid-19.

"Kan sekarang pasarnya juga dibatasi, sampai pukul 12.00 WIB saja. Jadi, yang beli juga enggak sebanyak tahun lalu," jelasnya.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/nAypkP2uC6U" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Penerimaan BST di Kantor Pos Cirebon Abai Bahaya Covid-19

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Imbas Kebakaran Penampungan Ban Bekas, Pemukiman Warga Menghitam

Regional Jumat, 23 April 2021 | 17:37 WIB

Menghitamnya pemukiman warga terjadi sejak Kamis 22 April 2021 kemarin.

Umum - Regional, Imbas Kebakaran Penampungan Ban Bekas, Pemukiman Warga Menghitam, Kebakaran Penampungan Ban Bekas,Kabupaten Bogor,Desa Karanggan,Kecamatan Gunungputri,Pemukiman Warga Menghitam

Cara Tasikmalaya Latih Kewirausahaan Mantan Napi Teroris

Regional Jumat, 23 April 2021 | 17:26 WIB

Pelatihan ini untuk merangkul eks narapidana teroris hingga menmberikan pengarahan dan kehidupan pascakeluar dari tahana...

Umum - Regional, Cara Tasikmalaya Latih Kewirausahaan Mantan Napi Teroris, mantan napi teroris,mantan napi terorisme,pembinaan mantan napi teroris,Kewirausahaan Mantan Napi Teroris,eks narapidana teroris Tasikmalaya,eks narapidana teroris,eks napiter

Stok Darah Kurang, PMI Sumedang Optimalkan Darah Pengganti

Regional Jumat, 23 April 2021 | 17:18 WIB

PMI Sumedang kekurangan stok darah selama pandemi dan bulan puasa.

Umum - Regional, Stok Darah Kurang, PMI Sumedang Optimalkan Darah Pengganti, Stok Darah Kurang,PMI Kekurangan Stok Darah,PMI Sumedang,stok darah selama pandemi,stok darah selama Ramadan,darah pengganti PMI,Penyaluran darah,Prosedur pendonoran selama pandemi

Larangan Mudik Diperpanjang, Organda: Bikin Bingung dan Merugikan!

Regional Jumat, 23 April 2021 | 17:02 WIB

Periode larangan mudik diperpanjang menjadi satu bulan, dari 22 April hingga 24 Mei 2021.

Umum - Regional, Larangan Mudik Diperpanjang, Organda: Bikin Bingung dan Merugikan!, aturan persyaratan bepergian,Lebaran 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,Larangan Mudik Diperpanjang,pelaku usaha jasa transportasi,Aturan Terbaru Larangan Mudik,Kebijakan Terbaru Larangan Mudik,Aturan Larangan Mudik Terbaru,Organda Jabar

Ruas Jalan di Purwakarta Favorit Dilintasi Pemudik Priangan

Regional Jumat, 23 April 2021 | 16:05 WIB

Hal itu pun sudah diakui oleh pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta.

Umum - Regional, Ruas Jalan di Purwakarta Favorit Dilintasi Pemudik Priangan, Pemudik Priangan,Ruas Jalan di Purwakarta,Mudik Lebaran,Larangan Mudik,Purwakarta

Mudik Lokal di Cirebon Raya Diperbolehkan, Begini Ketentuannya

Regional Jumat, 23 April 2021 | 15:20 WIB

Pergerakan orang bersifat lokal dengan syarat tertentu dibolehkan bagi warga di Wilayah Cirebon Raya yang meliputi Cireb...

Umum - Regional, Mudik Lokal di Cirebon Raya Diperbolehkan, Begini Ketentuannya, mudik lokal Cirebon Raya,Mudik Lokal Cirebon,Aglomerasi cirebon,Cirebon Raya,Mudik Cirebon Raya

Kota Tasik Defisit Gurame dan Ikan Mas Sampai Belasan Ton

Regional Jumat, 23 April 2021 | 15:14 WIB

Kebutuhan ikan di Kota Tasikmalaya mencapai 44 ton per hari. Sejauh ini pemenuhan kebutuhan ikan baru mencapai 27 ton pe...

Umum - Regional, Kota Tasik Defisit Gurame dan Ikan Mas Sampai Belasan Ton, Kota Tasikmalaya,Kebutuhan ikan di tasik,gurame,ikan mas,ikan mas kota tasik

Video Bocah Diceburkan ke Kubangan Air Viral, Pelaku Dimaafkan

Regional Jumat, 23 April 2021 | 13:44 WIB

Video bullying atau perundungan terhadap seorang bocah di Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor viral di...

Umum - Regional, Video Bocah Diceburkan ke Kubangan Air Viral, Pelaku Dimaafkan, Perundungan bogor,bocah bullying,bocah viral,bocah diceburkan ke kubangan viral,preundungan bocah di bogor

artikel terkait

dewanpers