web analytics
  

Polres Cimahi Sita 6.986 Miras Selama Ramadan

Kamis, 21 Mei 2020 12:26 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Polres Cimahi Sita 6.986 Miras Selama Ramadan, Berita cimahi, cimahi hari ini, Ayobandung, miras, ramadan

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki menunjukkan ratusan botol miras sitaan, Kamis (21/5/2020). (Ayobandung.com/Tri Junari)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Operasi cipta kondisi selama bulan Ramadan yang dilakukan Polres Cimahi berhasil menyita 6.986 botol minuman keras (miras) berbagai merk, 219 plastik ciu, serta 216 liter tuak.

Miras itu dijual secara ilegal oleh 82 pedagang di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga Margaasih.

Mereka tidak memiliki izin seperti yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) KBB Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pengawasan Penjualan Minuman Beralkohol dan Perda Kota Cimahi Nomor 5 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum.

AYO BACA : Begini Cara Pemkot Cimahi Tangani Gelandangan dan Pengemis

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan, razia miras dalam rangka operasi cipta kondisi selama bulan suci Ramadan 1441 Hijriah itu dilakukan sejak 24 April.

"Kita mengamankan sebanyak 82 penjual. Sebanyak 42 dilakukan tindak pidana ringan dan 40 hukuman pembinaan," kata Yoris saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Kamis (21/5/2020).

Yoris mengatakan, para penjual di Kota Cimahi dan KBB serta Margaasih yang diamankan ini sembunyi-sembunyi dalam melakukan penjualan miras karena memang tidak memiliki izin. "Mereka sembunyi-sembunyi karena enggak diperbolehkan menjual miras," ucapnya.

AYO BACA : 17.603 Keluarga di Cimahi Dapat Bansos APBD

Ia menegaskan, peredaran miras ini bisa menganggu kondusifitas di bulan Ramadan. Untuk itu sejak awal dia  sudah mengintruksikan jajaran polsek di wilayah hukum Polres Cimahi agar rutin melakukan razia.

"Semua polsek tiap hari melakukan razia. Allhamdulilah belum ada gangguan," ungkapnya.

Kasat Narkoba Polres Cimahi AKP Andri Alam mengatakan, sebenarnya produksi ribuan botol yang disita ini legal. Hanya saja, yang ilegal adalah penjualnya yang menjajakan di Kota Cimahi, KBB, hingga Margaasih.

"Yang enggak punya izin pedagang, kepentok perda yang enggak mengizinkan jual miras," tegasnya.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/dSj5qikJs_Q" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : 2 Pemuda Cimahi Pesta Miras di Tengah Pandemi

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers