web analytics
  

Demi Bertemu Bahar bin Smith, Sejumlah Remaja Rela Menumpang Truk

Rabu, 20 Mei 2020 15:35 WIB
Umum - Regional, Demi Bertemu Bahar bin Smith, Sejumlah Remaja Rela Menumpang Truk, Bahar bin Smith, penganiayaan, Lapas Gunung Sindur, Kemenkumham, Nusakambangan

Anak-anak remaja pengikut Habib Bahar bin Smith saat berjalan kaki ke Lapas Gunung Sindur, Bogor. (Suara.com/M Yasir).

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Puluhan anak remaja yang merupakan murid Habib Bahar bin Smith kembali mendatangi Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Namun mereka kecewa tidak bisa menemui Bahar lantaran telah dipindahkan ke Lapas Klas I Nusakambangan.

Oji, salah satu pengikut Bahar mengaku mengetahui sel tahanan gurunya dipindahkan dari keterangan petugas lapas. "Mau ngejenguk (Bahar Smith) tapi katanya sudah di-pindahin ke ujung pulau," kata Oji sat ditemui Suara.com di lokasi, Rabu (20/5/2020).

AYO BACA : Bahar bin Smith Tempati Sel Khusus Napi Berisiko Tinggi di Nusakambangan

Oji mengaku bersama puluhan remaja sengaja datang jauh-jauh dari Warung Jambu, Kota Bogor, untuk sekadar menjenguk sang guru. Mereka mengaku kerap mengikuti kajian agama yang digelar Bahar Smith.

"Dari Warung Jambu, sudah dari jam 8 di sini. Kami nge-BM naik truk," ujarnya.

AYO BACA : Bahar bin Smith Pindah ke Nusakambangan, Pengacara: Konyol dan Arogan

Diketahui, Bahar dipindahkan dari Lapas Khusus Gunung Sindur ke Lapas Klas I Batu Nusakambangan. Pemindahan itu dilakukan atas pertimbangan demi keamanan seusai rombongan jamaah dan simpatisan Bahar Smith sempat merangsek masuk Lapas Gunung Sindur pada Selasa (19/5/2020) kemarin.

Bahar sendiri sedianya dijemput oleh tim dari Direktorat Kamtib Ditjen PAS dibantu Brimob Polda Jawa Barat pada Selasa (19/5/2020) sekira pukul 02.00 WIB dari kediamannya.

Dia dijemput untuk dijebloskan kembali ke tahanan lantaran dinilai tidak mematuhi program asimilasi Kementerian Hukum dan HAM yang dijalaninya usai bebas dari penjara.

AYO BACA : Alasan Keamanan, Bahar bin Smith Dipindah ke Nusakambangan

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers