web analytics
  

H-4 Lebaran, Harga Sembako di Tasikmalaya Mulai Meroket

Rabu, 20 Mei 2020 12:55 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, H-4 Lebaran, Harga Sembako di Tasikmalaya Mulai Meroket, Berita Tasikmalaya, ayotasik, Tasikmalaya hari ini, harga bahan pokok, harga pangan, idulfitri

Ilustrasi -- Warga berbelanja di pasar jelang Lebaran. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Dalam sepekan terakhir, harga kebutuhan pokok di Pasar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, terus mengalami kenaikan. Kenaikan bahan pangan ini dirasa memberatkan warga, terlebih saat ekonomi lesu dampak pandemi Covid-19.

Dari pantauan Ayotasik.com di lapangan, harga daging ayam yang sebelumnya Rp34.000 menjadi Rp36.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai. Cabai rawit hijau berada di harga Rp20.000 dari sebelumnya Rp15.000 per kilogram.

AYO BACA : Permintaan Tinggi, Tim Gabungan Sidak Kios Daging di Pasar Singaparna

Cabai keriting merah ada di kisaran harga Rp30.000, naik dari sebelumnya Rp10.000. Cabai rawit merah dari sebelumnya Rp20.000 menjadi Rp25.000 per kilogram.

"Semuanya pada naik, dari awal puasa juga sudah mulai naik, " kata Imas (40) salah satu pedagang di Pasar Singaparna, Rabu (20/5/2020).

AYO BACA : PSBB Jabar Berakhir, Tasikmalaya Gelar Rapid Test Covid-19 di 5 Titik

Sementara itu, Dadang (30), seorang penjual ayam potong di pasar itu menuturkan, kenaikan harga ini terjadi pada seminggu terakhir. Untungnya, kenaikan tidak dibarengi dengan kelangkaan, artinya ketersediaan ayam di pasar cukup banyak.

"Kalau udah naik, barang sudah kita juga bingung. Alhamdulilah barang mah banyak. Kalau naik sudah biasa setiap mrnjelang lebaran," kata Dadang.

Namun bagi warga kenaikan ini cukup memberatkan. Di tengah pendapatan dan ekonomi yang sulit dampak dari pandemi Covid-19, harga yang melambung tinggi membuat mereka harus pintar mengatur keuangan.

"Paling beli ayam seperempat, cabai seperempat. Soalnya kan kita ngatur duitnya yang sulit karena dari kemarin suami gak kerja," ucap Mirna, warga Singaparna.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/nAypkP2uC6U" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : 61.000 Pemudik dari Zona Merah Masuk Wilayah Tasikmalaya

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Imbas Kebakaran Penampungan Ban Bekas, Pemukiman Warga Menghitam

Regional Jumat, 23 April 2021 | 17:37 WIB

Menghitamnya pemukiman warga terjadi sejak Kamis 22 April 2021 kemarin.

Umum - Regional, Imbas Kebakaran Penampungan Ban Bekas, Pemukiman Warga Menghitam, Kebakaran Penampungan Ban Bekas,Kabupaten Bogor,Desa Karanggan,Kecamatan Gunungputri,Pemukiman Warga Menghitam

Cara Tasikmalaya Latih Kewirausahaan Mantan Napi Teroris

Regional Jumat, 23 April 2021 | 17:26 WIB

Pelatihan ini untuk merangkul eks narapidana teroris hingga menmberikan pengarahan dan kehidupan pascakeluar dari tahana...

Umum - Regional, Cara Tasikmalaya Latih Kewirausahaan Mantan Napi Teroris, mantan napi teroris,mantan napi terorisme,pembinaan mantan napi teroris,Kewirausahaan Mantan Napi Teroris,eks narapidana teroris Tasikmalaya,eks narapidana teroris,eks napiter

Stok Darah Kurang, PMI Sumedang Optimalkan Darah Pengganti

Regional Jumat, 23 April 2021 | 17:18 WIB

PMI Sumedang kekurangan stok darah selama pandemi dan bulan puasa.

Umum - Regional, Stok Darah Kurang, PMI Sumedang Optimalkan Darah Pengganti, Stok Darah Kurang,PMI Kekurangan Stok Darah,PMI Sumedang,stok darah selama pandemi,stok darah selama Ramadan,darah pengganti PMI,Penyaluran darah,Prosedur pendonoran selama pandemi

Larangan Mudik Diperpanjang, Organda: Bikin Bingung dan Merugikan!

Regional Jumat, 23 April 2021 | 17:02 WIB

Periode larangan mudik diperpanjang menjadi satu bulan, dari 22 April hingga 24 Mei 2021.

Umum - Regional, Larangan Mudik Diperpanjang, Organda: Bikin Bingung dan Merugikan!, aturan persyaratan bepergian,Lebaran 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,Larangan Mudik Diperpanjang,pelaku usaha jasa transportasi,Aturan Terbaru Larangan Mudik,Kebijakan Terbaru Larangan Mudik,Aturan Larangan Mudik Terbaru,Organda Jabar

Ruas Jalan di Purwakarta Favorit Dilintasi Pemudik Priangan

Regional Jumat, 23 April 2021 | 16:05 WIB

Hal itu pun sudah diakui oleh pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta.

Umum - Regional, Ruas Jalan di Purwakarta Favorit Dilintasi Pemudik Priangan, Pemudik Priangan,Ruas Jalan di Purwakarta,Mudik Lebaran,Larangan Mudik,Purwakarta

Mudik Lokal di Cirebon Raya Diperbolehkan, Begini Ketentuannya

Regional Jumat, 23 April 2021 | 15:20 WIB

Pergerakan orang bersifat lokal dengan syarat tertentu dibolehkan bagi warga di Wilayah Cirebon Raya yang meliputi Cireb...

Umum - Regional, Mudik Lokal di Cirebon Raya Diperbolehkan, Begini Ketentuannya, mudik lokal Cirebon Raya,Mudik Lokal Cirebon,Aglomerasi cirebon,Cirebon Raya,Mudik Cirebon Raya

Kota Tasik Defisit Gurame dan Ikan Mas Sampai Belasan Ton

Regional Jumat, 23 April 2021 | 15:14 WIB

Kebutuhan ikan di Kota Tasikmalaya mencapai 44 ton per hari. Sejauh ini pemenuhan kebutuhan ikan baru mencapai 27 ton pe...

Umum - Regional, Kota Tasik Defisit Gurame dan Ikan Mas Sampai Belasan Ton, Kota Tasikmalaya,Kebutuhan ikan di tasik,gurame,ikan mas,ikan mas kota tasik

Video Bocah Diceburkan ke Kubangan Air Viral, Pelaku Dimaafkan

Regional Jumat, 23 April 2021 | 13:44 WIB

Video bullying atau perundungan terhadap seorang bocah di Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor viral di...

Umum - Regional, Video Bocah Diceburkan ke Kubangan Air Viral, Pelaku Dimaafkan, Perundungan bogor,bocah bullying,bocah viral,bocah diceburkan ke kubangan viral,preundungan bocah di bogor

artikel terkait

dewanpers