web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Terima Ribuan APD, Oded Apresiasi Program #Sauyunan Persib dan Bobotoh

Rabu, 20 Mei 2020 12:41 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Wali Kota Bandung Oded M. Danial. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Lewat program #Sauyunan dengan bobotoh, Persib Bandung berhasil menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk percepatan penanggulangan Covid-19.

Bantuan yang disalurkan ini berupa 1 buah ventilator, 2.000 alat pelindung diri (APD), dan 30.000 masker. 

Komisaris utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Zainuri Hasyim, serta Komisaris PT PBB Umuh Muchtar dan Kuswara S. Taryono turut hadir mewakili manajemen dalam kegiatan yang mengenakan protokol kesehatan dengan menjaga jarak fisik ini.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengapresiasi gerakan yang dilakukan Persib dan bobotoh tersebut. Sekadar informasi, gerakan #Sauyunan merupakan program kemanusiaan berupa penggalangan dana, hasil kolaborasi antara Persib dan bobotoh untuk membantu tenaga medis dalam menanggulangi Covid-19.

"Alhamdulillah hari ini, Pemerintah Kota Bandung mendapat bantuan dari PT Persib Bandung Bermartabat berupa satu ventilator, 2.000 APD, dan 30.000 masker. Tentu saya dan Pemkot Bandung mengucapkan terima kasih, apresiasi kepada PT PBB ketika hari ini memberikan bantuan yang luar biasa," kata Oded di Balai Kota Bandung, Rabu (20/5/2020).

AYO BACA : Perangi Covid-19, Persib Kembali Salurkan Ribuan APD

Oded memastikan, seluruhnya bantuan ini akan diatur oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Bandung dan disalurkan kepada tim medis Kota Bandung, yang saat ini sangat membutuhkannya.

"Mudah-mudahan ventilator, masker, dan APD ini bisa bermanfaat dan dibutuhkan oleh Pemkot bandung, khususnya untuk ventilator dan APD itu akan saya salurkan, Insyaallah, kepada tim tenaga kesehatan terlebih dahulu, karena mereka lah yang paling terdepan dan membutuhkan APD," kata Oded.

IMG-20200520-122333-108

Wali Kota Bandung Oded M. Danial menerima donasi melalui program Sauyunan Persib dan Bobotoh di Balai Kota Bandung, Rabu (20/5/2020). (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Di sisi lain, sosok yang karib disapa Mang Oded ini menyampaikan, Kota Bandung memang masuk sebagai zona kuning pandemi Covid-19. Namun hal ini tak menurunkan kewaspadaan jajaran Pemkot Bandung dalam memerangi pandemi global tersebut.

AYO BACA : Persib dan Bobotoh Salurkan Ribuan APD, Ini Pesan Umuh Muchtar

Hal ini lantaran berdasarkan data riil dari hasil evaluasi, hampir setiap kecamatan di Kota Bandung berstatus zona merah Covid-19.

"Saya melihat ketika ada perkembangan tentang Covid-19 ini baik Kota Bandung maupun Jawa Baat, setelah kita mengadakan evaluasi bersama pak Gubernur dan Pemprov Jaawa Barat, ternyata Kota Bandung memang termasuk ada di zona kuning. Akan tetapi sesungguhnya, zona kuning itu kita melihat dari kacamata kita, untuk kewilayahannya ternyata masih setiap kecamatan merata merah," kata Oded.

Oleh karena itu, Oded mengajak semua pihak, khususnya bobotoh untuk taat aturan selama pandemi mewabah. Demi memutus rantai penyebaran Covid-19, Pemkot Bandung memperpanjang status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 29 Mei.

Oded menambahkan, ada 3 kecamatan di Kota Bandung yang masuk dalam zona merah tingkat tinggi.

"Saya memandang bahwa ini masih harus kita jaga hati-hati. Dengan adanya kebijakan Pemprov untuk melanjutkan PSBB ini, tentu kami juga mengikutinya dan kita sekarang lebih banyak treatment-nya ke kewilayahan. Terutama wilayah yang betul-betul diindikasikan wilayah zona merah yang sangat berat, di antaranya di Bandung ini ada di kecamatan Cicendo, Andir, dan Bandung Kulon," ujar Oded.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/YMNQKyEwCuQ" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Produksi APD, Anak-anak Muda Bandung Raih Omzet hingga Rp20 Juta

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers