web analytics

Tradisi Obrog Cirebon, dari Gamelan ke Tape Recorder

clockRabu, 20 Mei 2020 11:54 WIB userErika Lia
Umum - Ramadhan, Tradisi Obrog Cirebon, dari Gamelan ke Tape Recorder, Berita Cirebon, Cirebon hari ini, ayocirebon, tradisi obrog, ramadan

Ilustrasi gamelan. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi))

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Di Cirebon, ramadan kerap diramaikan dengan tradisi obrog. Sekumpulan orang berkeliling mendorong gerobak berisi peralatan musik yang diperdengarkan ke seantero kampung.

Bukan sekAdar memainkan musik, mereka yang biasanya terdiri dari pemuda, bahkan anak-anak, itu menyerukan warga untuk bangun dan sahur. Inilah tujuan utama obrog.

Pemerhati budaya Cirebon, Nurdin M Noer mengatakan, tak hanya di Cirebon, tradisi obrog berlaku pula di seluruh Jawa, bahkan Indonesia, sejak lama.

"Sekitar 1970 di Desa Gegesik Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, tradisi obrog dimulai pukul 01.00 WIB. Mereka terdiri dari 20-30 orang yang membawa obor beserta perlengkapan gamelan tradisional lengkap," ungkapnya kepada Ayocirebon.com, Selasa (19/5/2020).

AYO BACA : Siap Terapkan PSBB Tahap 2, Kota Cirebon Antisipasi Tradisi 'Mremaan'

Perlengkapan gamelan yang dibawa merupakan seperangkat gamelan tradisional, seperti gong, gendang, kecrek, juga kemong. Mereka berkeliling desa untuk membangunkan orang sahur dengan dibiayai pemerintah desa.

"Yang gamelan ini tradisi khas Cirebon," jelasnya.

Namun, telah terjadi perubahan saat ini. Seiring kemajuan selera masyarakat, obrog di pedesaan memanfaatkan perlengkapan musik berbeda.

Bukan lagi seperangkat gamelan yang mereka bawa, melainkan tape recorder dan pengeras suara.

AYO BACA : Sunan Kalijaga, Sosok Pencetus Tradisi Lebaran Ketupat

"Peralatan musiknya diangkut becak. Dengan cara itu mereka anggap lebih praktis," ujarnya.

Di kawasan urban, tradisi ini dilakukan lebih berbeda lagi. Menurut Nurdin, sekumpulan pemuda menabuh alat-alat musik seadanya, seraya menyanyi lagu-lagu dangdut dan menari sepanjang jalan yang dilintasi.

Mendekati Idulfitri, para pengobrog (sebutan bagi sekumpulan orang yang terlibat dalam tradisi itu) biasanya mendatangi rumah-rumah untuk meminta santunan sekedarnya dari masyarakat setempat.

"Biasanya, malam obrog diakhiri dengan pawai keliling kota atau takbiran keliling. Diakhiri festival obrog, kemudian di Keraton Kasepuhan ditabuh Gamelan Sekaten," tambah Nurdin yang juga mantan jurnalis ini.

Di perkotaan, tradisi obrog pada masa lalu dinilainya lebih meriah dibanding saat ini.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/9HruPkpXpX4" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Lebaran di Keraton Kasepuhan Cirebon Tanpa Alunan Gamelan Sekaten

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Mana Lebih Utama, Baca Al-Kahfi atau Yasin di Malam Jumat?

Ramadhan Kamis, 29 Juli 2021 | 11:20 WIB

Sebagian Muslim mengisi malam Jumat dengan membaca surah al-Kahfi. Namun, ada yang memilih membaca surah Yasin. Manakah...

Umum - Ramadhan, Mana Lebih Utama, Baca Al-Kahfi atau Yasin di Malam Jumat?, surat yasin,keutamaan membaca Surat Yasin,surat yasin artinya,Surat Al-Kahfi,Waktu Membaca Al-Kahfi,Al-Kahfi,amalan malam jumat

Niat, Keutamaan, dan Tata Cara Puasa Senin-Kamis

Ramadhan Rabu, 28 Juli 2021 | 09:21 WIB

Bagi umat Islam, banyak amalan sunnah yang bisa rutin dikerjakan. Salah satu amalan sunnah yang banyak dilakukan adalah...

Umum - Ramadhan, Niat, Keutamaan, dan Tata Cara Puasa Senin-Kamis, Puasa Senin Kamis,niat puasa senin kamis,keutamaan puasa senin kamis,Tata cara puasa senin kamis

Ular di Rumah Jangan Langsung Dibunuh, Begini Cara Mengusirnya

Ramadhan Rabu, 28 Juli 2021 | 06:44 WIB

Kamu pasti panik kalau ada ular masuk ke dalam rumah. Tapi, jika hal tersebut terjadi jangan dulu panik. Jangan membunuh...

Umum - Ramadhan, Ular di Rumah Jangan Langsung Dibunuh, Begini Cara Mengusirnya, cara mengusir ular,cara mengusir ular dari dalam rumah,Ular masuk rumah,ular di dalam rumah

Banyak Ulama Wafat Jadi Tanda Kiamat, Ini Penjelasan Cendekiawan Musli...

Ramadhan Senin, 26 Juli 2021 | 14:14 WIB

Angka kematian akibat Covid-19 terus bertambah. Bahkan beberapa hari terakhir kabar duka orang-orang meninggal setelah t...

Umum - Ramadhan, Banyak Ulama Wafat Jadi Tanda Kiamat, Ini Penjelasan Cendekiawan Muslim, ulama wafat,Ulama Wafat Tanda Kiamat,angka kematian akibat Covid-19,Ulama terpapar virus Covid-19,ulama di Tanah Air,kabar duka ulama

Doa untuk Orang Sakit yang Dianjurkan Rasulullah

Ramadhan Minggu, 25 Juli 2021 | 05:31 WIB

Seorang Muslim senantiasa dianjurkan untuk mendoakan saudaranya yang sedang sakit atau tertimpa musibah. Doa umat Islam...

Umum - Ramadhan, Doa untuk Orang Sakit yang Dianjurkan Rasulullah, doa untuk orang sakit,doa meminta kesembuhan,doa Rasulullah,doa

Memahami Hari Tasyrik: 3 Hari setelah Iduladha

Ramadhan Rabu, 21 Juli 2021 | 18:45 WIB

Pada tahun ini,  Kemenag mentapkan Hari Tasyrik jatuh pada tanggal 21,22, dan 23, juli 2021.

Umum - Ramadhan, Memahami Hari Tasyrik: 3 Hari setelah Iduladha, Hari Tasyrik,Iduladha,Islam,Zikir,hadis

Sejarah, Makna, dan Tradisi Kurban, bagi Umat Islam di Indonesia

Ramadhan Rabu, 21 Juli 2021 | 18:30 WIB

Berikut Ayobandung.com merangkum sejarah dan makna kurban.

Umum - Ramadhan, Sejarah, Makna, dan Tradisi Kurban, bagi Umat Islam di Indonesia, Sejarah,Tradisi,Agama,Islam,Kurban,Indonesia,Iduladha

Ketentuan Pembagian Daging Kurban menurut Hadis

Ramadhan Rabu, 21 Juli 2021 | 16:00 WIB

Adapun Shohibul Qurban, sebagai pemilik hewan kurban, hanya berhak memperoleh 1/3 bagian daging.

Umum - Ramadhan, Ketentuan Pembagian Daging Kurban menurut Hadis, Ketentuan Pembagian,Daging Kurban,hadis,Sunah,hewan kurban,Iduladha,Islam,Ajaran Rasulullah

artikel terkait

dewanpers
arrow-up