web analytics
  

Bahar bin Smith Pindah ke Nusakambangan, Pengacara: Konyol dan Arogan

Rabu, 20 Mei 2020 11:41 WIB
Umum - Regional, Bahar bin Smith Pindah ke Nusakambangan, Pengacara: Konyol dan Arogan, Bahar bin Smith, penganiayaan, Lapas Gunung Sindur, Kemenkumham, Nusakambangan

Ilustrasi -- Habib Bahar bin Smith, terdakwa kasus penganiayaan dua remaja di Kabupaten Bogor saat menjalani sidang lanjutan di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Jalan Seram, Kota Bandung, Rabu (6/3/2019). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Bahar bin Smith dipindahkan dari Lapas Khusus Gunung Sindur ke Lapas Klas I Batu Nusakambangan. Pemindahan itu dilakukan atas pertimbangan demi keamanan seusai rombongan jemaah dan simpatisan Bahar sempat merangsek masuk Lapas Gunung Sindur pada Selasa (19/5/2020) kemarin.

Pengacara Bahar, Azis Yanuar menilai pemindahan tersebut terkesan berlebihan. Padahal menurut Azis, rombongan jemaah dan santri melakukan aksi tersebut akibat pihak lapas awalnya tidak memberikan izin kuasa hukum untuk menemui Bahar.

"Kemudian karena aksi itu lalu Habib Bahar dipindah ke Nusakambangan dengan alasan massa pendukungnya meresahkan, ini konyol. Karena sebab dari mereka (pihak lapas) akibat ditanggung oleh Habib Bahar," kata Azis saat dihubungi Suara.com, Rabu (20/5/2020).

Lebih lanjut, Azis pun menilai apa yang dilakukan lembaga pemasyarakatan dengan memindahkan Bahar menunjukkan mental tiran. Di sisi lain menurutnya hal itu memperburuk perkembangan demokrasi di Indonesia.

AYO BACA : Alasan Keamanan, Bahar bin Smith Dipindah ke Nusakambangan

"Sangat konyol, arogan dan menunjukkan mental tiran dan mental "sultan" anti kritik, bukan sebaliknya mental melayani dan pengayoman sebagaimana slogannya. Pengayom hanya pemanis dan slogan belaka," katanya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM memindahkan Bahar Smith dari Lapas Khusus Gunung Sindur ke Lapas Klas I Batu Nusakambangan pada Selasa (19/4/2020) kemarin malam.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Rika Aprianti mengemukakan pemindahan tersebut dilakukan atas pertimbangan keamanan.

"Merujuk pada kondisi tersebut, Kalapas Khusus Gunung Sindur telah berkoordinasi dengan Kakanwil Jawa Barat, yang selanjutnya disetujui oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, untuk Habib Bahar Bin Smith ditempatkan sementara waktu di Lapas Klas I Batu Nusakambangan," kata Rika kepada Suara.com, Rabu (20/5/2020).

AYO BACA : Kembali ke Penjara, Bahar bin Smith Jalani Masa Tahanan hingga 2021

Rika lantas mengungkapkan sejak Bahar di titipkan di Lapas Gunung Sindur, simpatisan dan pendukung sempat berdatangan dan melakukan perusakan terhadap fasilitas lapas. Mereka juga melakukan tindakan provokatif.

Atas pertimbangan itu pula menurut Rika, Bahar akhirnya dipindahkan dari Lapas Khusus Gunung Sindur ke Lapas Klas I Batu Nusakambangan.

"Simpatisan yang memaksa ingin mengunjungi Habib Bahar, berkerumun berteriak teriak dan melakukan tindakan provokatif yang menyebabkan perusakan fasilitas negara berupa pagar lembaga pemasyarakatan," ungkap Rika.

"Massa simpatisan dalam jumlah besar yang berkeruman sangat rentan terjadinya penyebaran Covid-19 -19 dan telah melanggar protokol Kesehatan Penanganan Covid-19," ungkapnya.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/YMNQKyEwCuQ" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Ini Ceramah yang Bikin Bahar bin Smith Kembali Masuk Penjara

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers