web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Makin Membludak, Physical Distancing di Pusat Perbelanjaan Terabaikan

Selasa, 19 Mei 2020 18:30 WIB Mildan Abdalloh

Menjelang Idulfitri, sejumlah pusat perbelanjaan di Kabupaten Bandung mulai diserbu pembeli. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

CILEUNYI, AYOBANDUNG.COM -- Menjelang Idulfitri, sejumlah pusat perbelanjaan di Kabupaten Bandung mulai diserbu pembeli. Beberapa pusat perbelanjaan bahkan dipadati masyarakat sampai mengabaikan physical distancing.

Di salah satu pusat perbelanjaan Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, pihak menajemen sebenarnya telah berupaya menerapkan protokol pencegahan penyebaran penyakit.

Di bagian luar, dibuat sebuah labirin yang mengarah ke arah pintu masuk. Sebelum sampai di pintu masuk, pengunjung terlebih dahulu diharuskan mencuci tangan, kemudian masuk ke dalam sebuah ruangan penyinaran sinar ultraviolet. Keluar dari ruang sterilisasi, pengunjung juga dicek suhu tubuh.

AYO BACA : PSBB dan Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Warga KBB Belanja di Pasar

Di bagian kasir, terdapat juga pembatas supaya ada jarak aman.

Namun physical distancing yang diterapkan, hanya mampu berjalan ketika toko mulai buka sampai siang. Semakin sore, pengunjung terus berdatangan yang menyebabkan kerumunan.

Akibatnya protokol kesehatan menjadi terbaikan, terutama di stand stand pakaian berdiskon besar. Alat pengaman satu-satunya adalah masker yang dikenakan.

AYO BACA : Masyarakat Diminta Patuhi Protokol Kesehatan saat Berbelanja

Salah seorang pengunjung, Reni Anggraeni, mengakui jika saat berbelanja cukup berisiko terpapar penyakit. "Tahu sih ada larangan berkerumun. Tapi mau bagai mana lagi. Sudah tanggung ke sini," tutur Warga Tagog, Cileunyi tersebut , Selasa (19/5/2020).

Kebutuhan membeli baju untuk dipakai saat Idulfitri menjadikan Reni mengabaikan protokol kesehatan.

"Kan pakai masker. Nanti di rumah juga mau langsung mandi dan ganti baju," katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Popi Hopipah mengatakan  pihaknya telah meminta agar semua pusat perbelanjaan untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau tidak mampu menerapkan protokol kesehatan, manajemen silahkan hubungi aparat setempat untuk meminta bantuan," ujarnya.

Saat musim belanja menjelang Idulfitri, kemanan dalam seperti satpam akan kesulitan mengatur pengungjung, sehingga dibutuhkan bantuan.

AYO BACA : Pemkab Bandung Ancam Tutup Paksa Pusat Perbelanjaan

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers