web analytics
  

Tak Terjangkit Covid-19, Trump Akui Minum Hydroxychloroquine Setiap Hari

Selasa, 19 Mei 2020 11:34 WIB
Umum - Internasional, Tak Terjangkit Covid-19, Trump Akui Minum Hydroxychloroquine Setiap Hari, Amerika Serikat, Donald Trump, Hydroxychloroquine, obat corona

Presiden AS Donald Trump. (Instagram/@realdonaldtrump)

WASHINGTON, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Donald Trump lagi-lagi membuat sebuah pernyataan yang mengejutkan di tengah pandemi Covid-19. Bukan tentang menyalahkan Cina namun tentang penggunaan obat.

Trump membuat pernyataan bahwa ia telah secara rutin meminum hydroxychloroquine, obat anti-malaria yang menurut para ahli di pemerintahannya sendiri tidak cocok untuk memerangi virus corona.

Trump mengatakan ia mengkonsumsi obat tersebut sebagai tindakan pencegahan. Ia mulai mengonsumsinya selama sekitar satu setengah minggu.

AYO BACA : Donald Trump Janji Vaksin Corona Bakal Tersedia Akhir 2020

"Saya minum pil setiap hari. Karena saya pikir itu bagus. Saya sudah mendengar banyak cerita bagus." ujar Trump dikutip dari AFP.

Presiden Trump memang beberapa waktu lalu menggembar-gemborkan penggunaan hydroxychloroquine untuk obat Covid-19. Bahkan ketika beberapa dokter berpendapat obat itu tidak bekerja bagi pasien virus corona.

Kemudian Trump mengeluarkan pernyataan yang juga tidak kalah menghebohkan ketika kasus kematian AS akibat Covid-19 melampaui 90.000 jiwa - hampir sepertiga dari total korban di dunia.

AYO BACA : Cekcok dengan Wartawan Keturunan Cina, Donald Trump Lontarkan Pernyataan Rasis

"Anda akan terkejut melihat berapa banyak orang yang meminumnya (hydroxychloroquine), terutama para pekerja medis. Para pekerja garda terdepan, banyak yang meminumnya. Kebetulan saya juga meminumnya," ujarnya.

"Saya meminumnya, hydroxychloroquine, sekarang, ya. Beberapa minggu yang lalu, saya mulai mengambilnya," ujarnya.

Presiden Trump memang cukup sering meremehkan bahaya virus corona, termasuk minggu lalu ketika ia mengatakan Covid-19 hanya mengancam sebagian orang. Dia juga dengan tegas menolak untuk mengenakan masker, terlepas fakta bahwa sebagian besar stafnya sudah terpapar virus corona.

Seorang pelayan pribadi Trump terbukti positif terkena virus corona, demikian pula Katie Miller, sekretaris pers Wakil Presiden Mike Pence.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/R2LIi2_LDyQ" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Setelah Pengawal Trump, Kini Sejumlah Staf Gedung Putih Positif Covid-19

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers