web analytics
  

Pilkada Dinilai Tak Pantas Digelar Tahun Ini

Selasa, 19 Mei 2020 10:50 WIB
Umum - Nasional, Pilkada Dinilai Tak Pantas Digelar Tahun Ini, Pilkada 2020, anggaran pilkada 2020, kemendagri, mendagri, suket untuk pilkada, pilkada kabupaten bandung, ASN, ridwan kamil, Tantan, Atep persib pilkada, Golkar, corona

Ilustrasi (Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Komarudin Watubun mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada tahun depan. Ia juga mengapresiasi sejumlah bakal calon kepala daerah yang berniat mundur, jika Pilkada tetap digelar saat ini.

"Kalau mereka punya hitung-hitungan mundur karena kepentingan rakyat patut diangkat jempol, mereka memperjuangkan hal-hal yang subtansi dan rasional," ujar Komarudin, Senin (18/5).

AYO BACA : Tahapan Pilkada Kabupaten Bandung Diperkirakan Dilanjutkan Juni

Menurutnya, tidak elok jika Pilkada serentak tetap digelar tahun ini. Sebab, sebagian masyarakat masih sangat terdampak pandemi virus Covid-19 yang belum menunjukkan penurunan signifikan.

"Jadi kalau ada yang nolak Pilkada tahun ini, jangan saling curiga satu sama lain hanya untuk mempertahankan kekuasaan, ini jelas persoalan kepedulian dampak dan resiko," katanya.

AYO BACA : Meski Ditunda, Pemkab Bandung Tetap Persiapkan Pilkada

Jika Pilkada dipaksakan digelar tahun ini, ia khawatir keramaian nantinya justru berpotensi menularkan virus tersebut. Sekalipun pesta demokrasi itu menerapkan protokol pencegahan Covid-19. "Potensi penyebaran virus corona tetap tinggi. Sebab tingkat kedisiplinan masyarakat masih rendah," ujar Komarudin.

Diketahui, terdapat sejumlah calon kepala daerah yang mengaku akan mengundurkan diri dari pencalonan, jika Pilkada tetap digelar tahun ini. Beberapa di antaranya, yakni Bupati Wonogiri sekaligus calon petahana Joko Sutopo.

Serta, bakal calon wali kota Solo, Achmad Purnomo. Keduanya beralasan, saat ini bukan waktu yang tepat bagi mereka untuk berkompetisi di tengah penderitaan masyarakat akibat virus Covid-19.

Sementara itu, KPU merencanakan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 yang sempat tertunda dimulai kembali pada 6 Juni mendatang. Sementara untuk tahapan kampanye akan dimulai hingga 26 September sampai 5 Desember 2020. Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi memaparkan pada tahapan pilkada lanjutan yang akan dimulai 6 Juni 2020 tersebut penyelenggara akan mengaktifkan kembali badan Ad-Hoc yang telah direkrut sebelumnya.

"Pada 6 Juni itu bisa kita lanjut kerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), itu terhitung sejak diaktifkan kembali," ujarnya.

AYO BACA : Pilkada Disarankan Digelar Setelah WHO Cabut Status Pandemi

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Kian Menipis

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 21:56 WIB

Total kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai 1.024.298 infeksi. Kasus positif terus bertambah signifikan pasca dua p...

Umum - Nasional, Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Kian Menipis, Tempat Tidur Pasien Covid-19,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Pasien Covid-19 di RS

Sebulan Jadi Menkes, Budi Gunadi: Berat Seperti Kerja 10 Tahun

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 21:01 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan perasaannya setelah genap satu bulan ditunjuk Presiden Joko Widodo m...

Umum - Nasional, Sebulan Jadi Menkes, Budi Gunadi: Berat Seperti Kerja 10 Tahun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin,Pandemi Covid-19,Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

IDI: Ibu-ibu Jangan Takut Divaksin Covid-19

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 20:10 WIB

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Mohammad Faqih mengajak kaum ibu tidak takut disuntik...

Umum - Nasional, IDI: Ibu-ibu Jangan Takut Divaksin Covid-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI),Vaksinasi Covid-19,Disuntik Vaksin Covid-19

Penjelasan Kemenkes Soal Biaya Pengobatan Pasien Covid-19 di Rumah Sak...

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 19:45 WIB

Pemerintah telah memastikan bahwa biaya pengobatan pasien Covid-19 di rumah sakit akan ditanggung. Pasien bisa mengajuka...

Umum - Nasional, Penjelasan Kemenkes Soal Biaya Pengobatan Pasien Covid-19 di Rumah Sakit , Biaya Pengobatan Covid-19,Pasien Covid-19 di Rumah Sakit,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Satgas Penanganan Covid-19

Gunung Merapi Masuk Fase Erupsi Efusif

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 19:35 WIB

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi mencatat Gunung Merapi telah mengeluarkan awan panas g...

Umum - Nasional, Gunung Merapi Masuk Fase Erupsi Efusif, Gunung Merapi,gunung merapi erupsi

Lampung Diguncang Gempa Magnitudo 5,4 Rabu Sore

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 18:42 WIB

BMKG mengumumkan gempa dengan magnitudo 5,4 melanda wilayah Lampung, Rabu (27/1/2021). Lokasi gempa tidak berada di dara...

Umum - Nasional, Lampung Diguncang Gempa Magnitudo 5,4 Rabu Sore, Lampung Gempa,BMKG

Indonesia Catat Rekor Kematian Terbanyak Sejak Pandemi Covid-19

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 16:17 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan penambahan sebanyak 11.948 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia, Rabu...

Umum - Nasional, Indonesia Catat Rekor Kematian Terbanyak Sejak Pandemi Covid-19, COVID-19,Data Covid-19,data corona nasional,Data Corona hari ini,corona

Vaksin Mandiri untuk Swasta Dinilai Langgar 2 Aturan Ini

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 16:03 WIB

Rencana pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi perusahaan swasta melakukan vaksinasi terhadap karyawannya menimbulk...

Umum - Nasional, Vaksin Mandiri untuk Swasta Dinilai Langgar 2 Aturan Ini, Vaksin Covid-19,vaksin corona,Suntik vaksin corona,vaksin corona swasta,Vaksin Covid-19 swasta

artikel terkait

dewanpers