web analytics
  

Jalan Sepi Saat PSBB, Rampok Satroni Rumah Orang Terkaya di Kuningan

Senin, 18 Mei 2020 11:32 WIB Erika Lia

Kediaman korban yang dirampok pelaku bersenjata tajam. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

KUNINGAN, AYOBANDUNG.COM -- Aksi perampokan oleh pelaku bersenjata tajam menimpa seorang pengusaha bahan pokok di Kabupaten Kuningan. Sang pengusaha dikenal sebagai salah satu orang terkaya di daerah berjuluk Kota Kuda itu.

Berdasarkan informasi, aksi perampokan itu diduga dilakukan secara massal dengan senjata pedang panjang (katana). Sasarannya, Udin, pemilik toko Aneka sandang di Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang.

Sebelum merampok pada Minggu (17/5/2020) dini hari, para pelaku menyekap seluruh penghuni rumah. Insiden itu sendiri diketahui merupakan kali kedua, setelah pada 2011 lalu, Udin mengalami kejadian nyaris serupa dengan kehilangan uang tunai Rp700 juta dan perhiasan emas 400 gram.

AYO BACA : Anak-anak Bermain Petasan, Satu Rumah di Kuningan Dilalap Api

Sejumlah saksi menyebut, hampir empat pekan ini, Jalan Raya Pangkalan ditutup dalam rangka penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Kuningan.

"Jalan raya sini ditutup mulai pukul 16.00 WIB. Baru dibuka pukul 01.00 WIB," beber seorang saksi yang enggan disebutkan namanya.

Perampokan diduga terjadi pukul 02.00 WIB. Mereka disinyalir telah mempelajari situasi sekitar rumah korban.

AYO BACA : Warga Kuningan Positif Covid-19, Diduga Tertular Perawat dari Bekasi

Para pelaku diketahui masuk melalui dinding belakang dan masuk ke lantai dua rumah korban.

Bagian depan rumah korban dilengkapi pos penjagaan dengan petugas keamanan. Pagar dan dinding bagian depan tergolong tinggi dan kokoh.

Sebagian saksi menduga orang dalam terlibat dalam aksi tersebut. Korban disebut-sebut menyimpan harta benda di rumah, terlebih kini menjelang Idulfitri.

Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik menyatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Meski beredar kabar bahwa pelaku perampokan hingga 20 orang, dia mengelak informasi itu.

"Jumlah belum bisa dipastikan, masih dalam proses penyelidikan, tapi tidak sampai 20 orang," ujarnya kala dikonfirmasi Ayocirebon.com, Senin (18/5/2020).

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/nAypkP2uC6U" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : 4 Pasien Positif Covid-19 di Kuningan Sembuh

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers